KolomData.id – Luwu Timur – Kursi Kepala Kepolisian Resor Luwu Timur resmi berganti. AKBP Zulkarnain digantikan oleh AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi sebagai Kapolres Lutim. Pergantian ini menandai berakhirnya masa jabatan Zulkarnain di wilayah tersebut. Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/422/VI/KEP/2025 tertanggal 24 Juni 2025.
AKBP Zulkarnain tidak meninggalkan dunia kepolisian, melainkan dipindahkan ke Morowali, Sulawesi Tengah. Ia dipercaya menjabat sebagai Kapolres Morowali. Perpindahan ini merupakan bagian dari rotasi jabatan di lingkungan Polri. Surat telegram tersebut menjadi dasar resmi perpindahan posisi tersebut.
Sementara itu, AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara (Sultra). Posisi tersebut merupakan bagian dari struktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Saat ini, Ario Putranto tengah menangani kasus dugaan korupsi kapal Azimut 43 Atlantis. Kasus dugaan korupsi pengadaan kapal ini senilai Rp 9,9 miliar.
Mutasi jabatan ini memberikan dampak langsung pada struktur kepemimpinan di Polres Luwu Timur. AKBP Ario Putranto akan memimpin personel yang sebelumnya berada di bawah komando AKBP Zulkarnain. Serah terima jabatan menjadi langkah administratif yang harus dilalui kedua perwira tersebut. Proses ini memastikan kesinambungan tugas kepolisian di wilayah hukum masing-masing.
Selama menjabat, AKBP Zulkarnain meninggalkan jejak manis di Kabupaten Luwu Timur. Ia disebut menjadi teladan bagi personil. Sosoknya dikenal sebagai perwira yang humanis. Penilaian tersebut menjadi gambaran gaya kepemimpinannya selama bertugas di daerah itu.
Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu wilayah administratif di Provinsi Sulawesi Selatan. Wilayah ini memiliki Polres yang bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat setempat. Pergantian Kapolres menjadi hal biasa dalam dinamika organisasi kepolisian. Mutasi ini diharapkan membawa penyegaran dalam pelayanan kepada masyarakat di kedua daerah, baik Luwu Timur maupun Morowali.

Tinggalkan Balasan