KolomData.id – Makassar – DPD I Golkar Sulawesi Selatan menggelar anjangsana dalam rangka memperingati HUT ke-61 Partai Beringin. Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan sekaligus komitmen Golkar Sulsel dalam menjaga tali silaturahmi dengan para sesepuh partai yang dinilai telah berjasa mengharumkan nama Golkar di Sulsel.

Anjangsana tersebut menyasar sejumlah sesepuh partai, di antaranya Azizah Patompo, Munasia, dan A. Syafiuddin. Kehadiran pengurus di kediaman para tokoh ini disebut sebagai bagian penting untuk menyemarakkan HUT ke-61 Golkar tanpa melupakan mereka yang lebih dahulu berjuang untuk partai.

Ketua Panitia HUT, Kadir Halid, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kesyukuran. Menurutnya, Partai Golkar selalu mengingat para sesepuh sebagai pihak yang telah memberi fondasi bagi perjalanan partai. Pernyataan itu disampaikannya untuk menegaskan bahwa peringatan hari jadi partai tidak sekadar seremonial, melainkan juga momentum menengok kembali jasa pendahulu.

Ketua Panitia Anjangsana Partai Golkar Sulsel, Tenri Muntu Djabir, menjelaskan bahwa kunjungan ke rumah sejumlah sesepuh merupakan bagian penting untuk menyemarakkan HUT ke-61 Golkar dengan tetap memperhatikan para pendahulu. Ia menyebut pihaknya sengaja memilih sesepuh Partai Golkar yang telah berusia di atas 85 tahun sebagai sasaran kunjungan.

Tenri Muntu menambahkan, sejumlah tokoh terkemuka di Sulsel termasuk dalam daftar kunjungan, salah satunya Azizah Patompo, istri mantan Wali Kota Makassar pada masanya, Daeng Patompo. Pemilihan nama-nama tersebut menunjukkan bahwa anjangsana diarahkan kepada figur yang memiliki jejak panjang dalam perjalanan politik lokal dan dianggap layak mendapat penghormatan langsung dari pengurus partai.

Azizah Patompo menyambut hangat kunjungan Pengurus Golkar Sulsel dan mengaku senang atas kehadiran mereka. Ia meyakini kegiatan tersebut menandakan konsistensi Golkar untuk tetap menjaga silaturahmi dan kekompakan, termasuk dengan para sesepuh partai. Dari pernyataannya, anjangsana tidak hanya diterima sebagai kunjungan biasa, tetapi juga sebagai penegasan hubungan yang terus dipelihara antara pengurus dan tokoh yang telah lebih dulu berkontribusi.

Rangkaian kunjungan ini menutup sejumlah agenda peringatan HUT ke-61 Golkar di Sulsel dengan penekanan pada penghormatan kepada pendahulu. Bagi Golkar Sulsel, langkah tersebut menjadi cara merawat tradisi partai sekaligus memastikan komunikasi dengan sesepuh tetap terjaga. (*)