KolomData.id – Makassar – Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Sulawesi Selatan dipastikan akan berlangsung tanpa kehadiran Ketua Umum mereka, Megawati Soekarnoputri. Presiden Republik Indonesia kelima itu awalnya dijadwalkan hadir langsung untuk memimpin Konferda dan Konfercab. Namun akhirnya urung dan hanya mengutus perwakilannya.

Rencana awal kehadiran Megawati disampaikan oleh Koordinator Organizing Committee (OC), Risfayanti Muin. Menurut dia, Megawati dan Sekjen Hasto Kristiyanto semula akan datang memimpin langsung Konferda dan Konfercab. Akan tetapi, jadwal Ketua Umum masih tentatif sehingga rencana itu tidak terealisasi. Konferda sendiri merupakan forum musyawarah daerah yang menjadi bagian dari mekanisme organisasi partai, sementara Konfercab berlangsung di tingkat kabupaten dan kota.

Keterangan senada datang dari Ketua badan pemenangan Pemilu DPC PDIP Makassar, Raisul Jais. Ia menyampaikan bahwa Megawati dipastikan absen dalam agenda tersebut. Kendati demikian, Raisul Jais tidak membeberkan alasan pasti mengapa Megawati urung memimpin Konferda PDIP Sulsel dan Konfercab di 24 kabupaten/kota. Ia hanya menegaskan bahwa yang datang dari DPP adalah Sekjen Hasto Kristiyanto.

Dengan demikian, posisi Megawati sebagai pemimpin langsung Konferda dan Konfercab digantikan oleh perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat. Hasto Kristiyanto menjadi pihak yang dikonfirmasi hadir mewakili DPP dalam rangkaian kegiatan tersebut. Kehadiran Sekjen diharapkan tetap menjaga jalannya proses musyawarah sesuai agenda yang telah disusun panitia.

Konferda dan Konfercab dijadwalkan berlangsung di Hotel Claro Makassar, Senin (24/11/2025). Kegiatan ini rencananya akan diikuti oleh 1.500 kader dari berbagai unsur. Mulai dari pengurus DPP, DPD, DPC, PAC, hingga partai sayap. Mereka akan ambil bagian dalam merumuskan berbagai hal setelah DPP menunjuk formatur ketua dan pendamping.

Sejumlah pihak menyoroti absennya Megawati sebagai hal yang tidak menghambat jalannya forum. Pasalnya, mekanisme partai memungkinkan DPP menunjuk formatur untuk memimpin perumusan di tingkat daerah. Penunjukan formatur ketua dan pendamping menjadi bagian penting agar Konferda dan Konfercab tetap menghasilkan keputusan organisasi yang sah.

Konferda PDIP Sulsel kali ini menjadi perhatian karena berlangsung bersamaan dengan Konfercab di 24 kabupaten/kota. Meski tanpa kehadiran Megawati, seluruh rangkaian agenda tetap dijadwalkan berjalan sesuai rencana di Hotel Claro Makassar. Perwakilan DPP yang hadir diharapkan dapat memastikan proses perumusan dan penunjukan formatur berlangsung lancar.