KolomData.id – Makassar – DPP Partai Golkar menunjuk Muhidin untuk menggantikan Taufan Pawe sebagai ketua DPD I Golkar Sulsel. Penunjukan ini dilakukan karena masa bakti Taufan Pawe memang sudah berakhir pada 19 November lalu. Muhidin sendiri diangkat sebagai pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Taufan Pawe di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.

Sebagai Korwil Pemenangan Golkar Wilayah Sulawesi, Muhidin memiliki tugas pokok melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) di DPD I Golkar Sulsel. Musda merupakan forum tertinggi di tingkat daerah yang bertujuan memilih ketua definitif serta menyusun kepengurusan baru. Dengan posisinya sebagai Plt, Muhidin bertanggung jawab memastikan tahapan Musda berjalan sesuai agenda partai.

Kabar penunjukan Muhidin dibenarkan oleh Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Marzuki Wadeng. Ia menyampaikan, penunjukan Muhidin dilakukan hari ini dan surat keputusan (SK) kemungkinan akan diberikan dalam forum Mukernas besok. Mukernas atau Musyawarah Kerja Nasional adalah forum internal Partai Golkar yang mempertemukan pengurus dari berbagai tingkatan.

“Iya, benar. Pak Muhidin menjadi Plt Ketua DPD Golkar Sulsel. Mungkin SK-nya besok diserahkan di Mukernas bersama delapan DPD yang lain,” jelas Marzuki Wadeng. Pernyataan itu menegaskan bahwa penunjukan Muhidin bukan satu-satunya agenda yang akan dibahas dalam Mukernas, karena ada delapan DPD lain yang juga menunggu penyerahan SK serupa.

Di sisi lain, Muhidin sendiri mengaku belum mengetahui jika dirinya menjadi Plt Ketua di DPD I Golkar Sulsel. “Saya belum tahu. Saya ini baru saja tiba dari Dapil, terima kasih,” singkat Muhidin. Jawaban itu menunjukkan bahwa informasi mengenai penunjukan dirinya belum sampai ke telinga Muhidin secara langsung, meski DPP telah memutuskan dan Sekretaris DPD telah membenarkannya.

Langkah selanjutnya menunggu penyerahan SK dalam forum Mukernas. Setelah SK diberikan, Muhidin diharapkan segera menjalankan tugas pokoknya yaitu melaksanakan Musda di DPD I Golkar Sulsel. Musda tersebut menjadi tahapan penting untuk mengakhiri status pelaksana tugas dan menetapkan ketua definitif yang akan memimpin Golkar Sulsel ke depan.

Penunjukan Muhidin terjadi setelah masa bakti Taufan Pawe berakhir pada 19 November lalu. Kekosongan kepemimpinan di DPD I Golkar Sulsel diisi sementara oleh Muhidin hingga Musda terlaksana. Dengan demikian, dinamika kepengurusan Golkar di Sulawesi Selatan berlanjut menjelang pelaksanaan Musda yang menjadi agenda utama partai di daerah tersebut.