KolomData.id – Parepare – PSM Makassar harus menerima kenyataan pahit, terjungkal di kandang sendiri. Mereka menelan kekalahan pahit, usai ditumbangkan tamunya Malut United di Stadion BJ Habibie Kota Parepare, Minggu (21/12/2025).

Atas kekalahan ini, PSM gagal naik peringkat. Mereka tertahan di posisi 8 klasemen sementara dengan 19 poin. Kekalahan ini bukan hanya menyakitkan, tetapi juga membuang satu kesempatan untuk menjaga persaingan papan atas. Bahkan mereka berpeluang dikangkangi tiga tim di bawahnya, masing-masing Bhayangkara, Arema, dan Bali United.

Hasil ini juga menjadi kekalahan pertama pelatih baru mereka, Tomas Trucha, yang datang untuk menggantikan Bernardo Tavares. Bersama PSM, Tomas sudah memimpin lima pertandingan. Hasilnya tiga kali menang, satu kali seri, dan satu kali kalah. Selain itu, Tomas juga mengumpulkan 10 poin dari lima pertandingan tersebut, dengan rata-rata perolehan 2 poin per pertadingan.

Kekalahan di kandang sendiri menjadi pukulan tersendiri bagi PSM. Pasalnya, bermain di hadapan pendukung sendiri seharusnya menjadi modal untuk meraih poin penuh. Namun, Malut United mampu memanfaatkan situasi dan memaksa tuan rumah menyerah. Hasil ini membuat posisi PSM di klasemen sementara semakin rawan, terutama karena tiga tim di bawahnya memiliki peluang untuk menyalip.

Rekor Tomas Trucha bersama PSM sebenarnya tergolong positif. Dari lima laga yang sudah dijalani, ia mampu membawa tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Kekalahan dari Malut United menjadi catatan pertama dalam masa kepemimpinannya. Meski demikian, rata-rata dua poin per pertandingan menunjukkan bahwa tim masih kompetitif di bawah asuhannya.

Kekalahan ini harus menjadi pemicu semangat Yuran Fernandes dan kolega untuk menghadapi Persib Bandung (27/12/2025) mendatang. Laga melawan Persib menjadi kesempatan bagi PSM untuk bangkit dan kembali meraih hasil positif. Dengan modal 10 poin dari lima pertandingan sebelumnya, PSM diharapkan mampu bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Kekalahan di kandang sendiri menjadi catatan penting bagi PSM untuk segera melakukan evaluasi. Persaingan di papan atas semakin ketat, dan setiap poin sangat berharga. Tanpa perbaikan, peluang PSM untuk menjaga persaingan di papan atas bisa semakin kecil. (*)