KolomData.id – Jakarta – Anies Baswedan melalui Karsa City Lab meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Google untuk mendorong modernisasi dan pengembangan sembilan kota serta wilayah strategis di Indonesia. Penandatanganan kerja sama itu dilakukan di kantor Google pada awal pekan ini. Anies hadir dalam kapasitas sebagai pendiri sekaligus advisor utama Karsa City Lab.

Sembilan kota dan wilayah yang masuk dalam kerja sama tersebut adalah Jakarta, Bandung, Solo, Medan, Malang, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Bali. Cakupan wilayah itu mencerminkan sebaran kota besar di Pulau Jawa, Sumatra, hingga Bali. MoU ini menempatkan Google sebagai penyedia dukungan wawasan teknis serta teknologi data geospasial, yakni teknologi yang mengolah informasi berbasis lokasi untuk membaca kondisi dan kebutuhan suatu kawasan.

Dalam kerja sama itu, Karsa City Lab berperan sebagai jembatan yang membawa suara pemerintah kota, aspirasi warga, dan kebutuhan komunitas lokal ke meja perumusan kebijakan. Posisi tersebut menempatkan lembaga yang didirikan Anies itu sebagai penghubung antara kepentingan teknologi dan kebutuhan nyata masyarakat di tiap kota. Anies sendiri hadir dalam kapasitas sebagai pendiri sekaligus advisor utama Karsa City Lab.

Anies menyampaikan tujuan kerja sama ini melalui unggahan di media sosial pribadinya. “Tujuannya sederhana dan konkret: jalan yang lebih mudah dilalui, lingkungan yang lebih terjaga, dan ekonomi kota yang bisa menghidupi warganya,” kata Anies. Pernyataan itu menegaskan tiga fokus utama yang ingin dicapai, yakni transportasi, lingkungan, dan ekonomi kota.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menegaskan kota-kota Indonesia layak sejajar dengan kota global lain. Pandangan tersebut menjadi dasar langkahnya menggandeng Google dalam pengembangan kota. Menurutnya, kemitraan dengan perusahaan teknologi global menjadi salah satu cara mendorong kota-kota dalam negeri agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Langkah Anies menggandeng Google pun memicu beragam respons warganet. Reaksi publik itu menunjukkan perhatian luas terhadap kerja sama antara Karsa City Lab dan Google. Beragam tanggapan muncul seiring kabar penandatanganan MoU yang dilakukan di kantor Google pada awal pekan ini.

Kesepakatan ini menjadi salah satu bentuk kerja sama antara lembaga pengembangan kota dan perusahaan teknologi global. Dukungan wawasan teknis serta teknologi data geospasial dari Google diharapkan menjadi modal awal bagi pengembangan sembilan kota dan wilayah yang telah disebutkan. Peran Karsa City Lab sebagai penghubung suara pemerintah kota, warga, dan komunitas lokal akan menentukan bagaimana hasil kerja sama ini diterjemahkan menjadi kebijakan di masing-masing daerah.

Sumber: Fajar.co.id