KolomData.id – Makassar – Pelatih baru PSM Makassar, Tomas Trucha, akan menghadapi ujian pertamanya di ajang Super League 2025/2026. Pelatih asal Cheko itu dijadwalkan menjalani debut bersama Juku Eja pada laga yang digelar di markas Madura United, Banten International Stadium (BIS), Minggu (09/11/2025) sore.

Laga melawan Madura United menjadi ujian pembuka bagi Trucha sejak dipercaya menangani PSM Makassar. Ia dituntut langsung beradaptasi dengan ritme kompetisi domestik sekaligus membaca kekuatan lawan yang akan dihadapinya di laga debut tersebut. Madura United yang dikenal dengan julukan Dewa menjadi lawan pertama yang harus dilewati Trucha.

Menariknya, Madura United datang dengan catatan penampilan yang berbeda di dua ajang. Dewa disebut sedikit melempem di kompetisi lokal, tetapi justru melejit di kompetisi internasional. Kondisi itu membuat Madura United tetap layak diwaspadai, terutama karena mereka akan tampil di kandang sendiri.

Perbedaan performa tersebut menjadi ancaman serius bagi PSM Makassar. Sebab, musim ini PSM berada dalam koridor yang tidak maksimal dan hanya satu kali meraih kemenangan. Catatan itu menjadi beban tersendiri bagi Trucha yang baru memulai kiprahnya bersama Juku Eja.

Trucha sendiri mengaku menyadari kualitas Madura United. Ia menilai lawannya itu tampil bagus di event internasional dan tentu tahu cara bermain di kandang sendiri. Pernyataan itu disampaikannya menjelang laga debutnya bersama PSM Makassar.

Meski Madura United mentereng di kancah internasional, Trucha menegaskan timnya datang untuk menang dan tidak ingin pulang dengan tangan kosong. Ia juga menyebut sudah menganalisis permainan Madura United dan berharap para pemainnya bisa menciptakan hasil yang bagus pada laga tersebut.

Laga di Banten International Stadium menjadi kesempatan pertama bagi Trucha untuk membuktikan arah baru PSM Makassar di Super League 2025/2026. Hasil pertandingan ini sekaligus menjadi gambaran awal bagaimana Juku Eja menjalani sisa kompetisi di tengah catatan yang belum maksimal.