Menu

Mode Gelap
PT PUL Berupaya Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan  Petani Tagih Realisasi Program Unggulan Pupuk Gratis Ibas-Puspa Forum Anak Butuh Perhatian, Mahading : Doakan Usulan Ini Bisa Masuk APBD 2027 Serap Aspirasi, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih Kepada HM Siddiq BM  Bermasalah? Kejari Lutim Diam-Diam Periksa Pejabat ULP dan PPK Patgulipat Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Pemda Lutim

Olahraga

Cedera dan Kurang Persiapan Jadi Alasan Tavares Raih Hasil Tak Memuaskan

badge-check


					Pemain PSM Makassar rebutan bola Perbesar

Pemain PSM Makassar rebutan bola

Kolomdata.id – PSM Makassar belum kunjung menunjukkan performa meyakinkan di tiga laga awal BRI Super League 2025/2026.

 

Capaian terbaiknya hanya hasil imbang dengan skor sama. Mendulang hasil sama kuat 1-1 kala menjamu Persijap Jepara, bermain 1-1 di markas Bhayangkara Lampung FC, dan kembali imbang 1-1 di kandang Semen Padang.

 

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares mengaku, minim persiapan dan badai cedera yang menjadi salah satu pemicunya. Sebab menurutnya, dengan persiapan alakadarnya, tidak cukup untuk membuat timnya tampil maksimal.

 

”Kita bisa lihat dari segi persiapan, bahkan ada pemain yang baru bersama dengan kita selama satu minggu terakhir, yaitu Yuran. Dia tiga bulan tidak main sepak bola atau tidak bisa bersama-sama dengan tim,” buka dia.

 

Juru taktik berpaspor Portugal itu awalnya sangat menantikan komposisi skuadnya komplit. Sebab pada laga perdana dan kedua, para pemainnya belum 100 persen bisa dimainkan. Namun di laga ketiga, alasan yang muncul bukan skuad lagi, melainkan persiapan.

 

Dia juga mengaku, beberapa pemain terpaksa dimainkan meski dalam kondisi cedera. Bahkan Neto yang tidak diturunkan, kabarnya juga masih mengalami cedera. Sehingga, dia menilai klubnya tidak 100 persen komplit.

 

”Ada lagi Lucky dan Rizky yang baru pulih dari cedera. Yuran main menggantikan Neto yang cedera. Victor Luiz beberapa menit di babak kedua dalam kondisi cedera, Ricky juga cedera. Saya kira, kita bisa bilang bahwa kita (PSM) adalah tim cedera,” lanjutnya.

 

Kemudian kata Tavares, perjalanan juga mempengaruhi fisik anak asuhnya. Sebab, perjalanan panjang banyak menyita waktu persiapan dan tenaga yang dibutuhkan untuk tampil maksimal anak asuhnya.

 

”Padang terakhir bermain satu hari sebelum kami dan mereka tidak perlu melakukan traveling. Saya kira persiapan mereka lebih baik daripada kita. Tentu itu bisa menjadi pembeda, apalagi mereka sudah beradaptasi haik dengan kondisi dan cuaca lapangan seperti ini,” tuturnya.

 

Namun begitu, laga kontra Persebaya nanti tidak boleh lagi ada alasan persiapan. Sebab, PSM punya waktu lebih banyak untuk melakukan persiapan dibanding Persebaya yang baru bermain tadi malam.

 

Selain itu, PSM juga akan bermain di kandang. Mereka sudah tahu persis seperti apa kondisi lapangan dan cuaca di Parepare. Terlebih lagi, mereka akan bermain dengan dukungan suporter secara langsung.

 

Selain itu, para pemain cedera juga sudah punya banyak pengganti. Para pemain yang datang juga pilihan Tavares, khususnya pemain asing. Sehingga, masalah cedera, persiapan, recovery, dan perjalanan tidak boleh menjadi alasan lagi untuk hasil buruk kontra Persebaya mendatang. (wan/*)

Baca Lainnya

Bali United Waspadai Kebangkitan PSM Makassar

8 Januari 2026 - 16:02 WITA

Ini Perjalanan Karir dan Prestasi John Herdman di Dunia Kepelatihan

3 Januari 2026 - 12:44 WITA

PSSI Tunjuk John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia

3 Januari 2026 - 12:39 WITA

PSM Terjungkal di Kandang Sendiri

21 Desember 2025 - 11:56 WITA

Appi dan Simbol Kejayaan PSM

13 November 2025 - 15:12 WITA

Trending di News