Luwu Timur, 6 Maret 2026 — Ribuan harapan dan kepercayaan dari warga Dapil I Kecamatan Malili-Wasuponda tetap tertuju pada sosok HM Siddiq BM, anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur. Dukungan ini mengalir deras meski yang bersangkutan tengah menghadapi berbagai tekanan politik di internal partainya. Momen tersebut terjadi dalam agenda Temu Konstituen yang digelar di Labose, Desa Laskap, Kecamatan Malili, pada Jumat, 6 Maret 2026, sebagai bagian dari reses perseorangan masa sidang kedua tahun 2025-2026. Di tengah situasi yang menurut sejumlah pihak cukup berat, warga justru mempertegas solidaritas mereka kepada Aji Siddiq, sapaan akrabnya.
Seorang warga bernama Adi yang hadir dalam pertemuan itu mengungkapkan keyakinannya bahwa perjuangan bersama masih panjang. Ia menegaskan bahwa publik mengetahui betul bagaimana kerasnya tekanan yang dihadapi Aji Siddiq di internal partai. Namun, lanjutnya, masyarakat tidak akan tinggal diam dan tetap akan berjuang berdampingan dengannya. Menurut Adi, hanya melalui Aji Siddiq lah suara dan berbagai keluhan warga selama ini dapat tersalurkan dengan baik. Ia berharap DPP Partai NasDem segera memulihkan nama baik HM Siddiq BM, sebagaimana yang telah dilakukan terhadap sejumlah anggota DPRD di kabupaten lain yang sebelumnya juga terkena sanksi serupa. Permohonan ini dianggap penting demi keberlangsungan pelayanan aspirasi warga Luwu Timur, khususnya di Kecamatan Malili-Wasuponda.
Adi juga menyampaikan rasa terima kasihnya secara tulus kepada Aji Siddiq yang dinilai gigih bertahan di kursi legislatif demi memperjuangkan kepentingan masyarakat. Ia menambahkan bahwa dukungan doa dan perjuangan akan terus menyertai langkah Aji Siddiq ke depan. Di sisi lain, HM Siddiq BM juga memberikan respons hangat terhadap dukungan tersebut. Ia mengaku bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang masih diberikan warga kepadanya. Politikus itu memandang posisinya di DPRD Lutim sebagai sebuah amanah besar yang wajib dijaga dengan penuh tanggung jawab. Ia berjanji selama masih menjabat, seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan diperjuangkan hingga ke tingkat eksekutif, yakni Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur, dengan harapan dapat direalisasikan sebagaimana mestinya.
Pada kesempatan itu, masyarakat juga menyampaikan sejumlah tuntutan konkret yang menjadi perhatian utama mereka. Bidang infrastruktur menjadi sorotan paling menonjol. Warga menitipkan permintaan agar pembangunan drainase atau bronjong di Dusun Laoli, Desa Harapan, tepatnya di kawasan dekat Puskesmas, dapat segera dilanjutkan kembali. Selain itu, warga mendesak adanya perbaikan drainase di tiga titik wilayah Laboses sebagai langkah antisipasi banjir. Permasalahan lahan pun tak luput dari pembahasan, di mana warga menuntut kejelasan mengenai ganti rugi lahan yang dijanjikan oleh PT Vale Indonesia namun hingga sekarang belum kunjung ada kepastian pencairannya.
Masalah lingkungan turut menjadi catatan penting dalam reses tersebut. Warga mengeluhkan pengelolaan sampah yang belum optimal, di mana tumpukan sampah yang sudah tidak tertampung kerap kali tidak segera diangkut oleh petugas kebersihan. Mereka meminta agar proses pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dilakukan secara rutin dan responsif. Menanggapi seluruh masukan tersebut, HM Siddiq BM memberikan komitmennya bahwa semua aspirasi yang terkumpul akan dibawa ke forum yang lebih luas dan dibahas bersama dengan pihak-pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti secara nyata.

Tinggalkan Balasan