Menu

Mode Gelap
Seragam Sekolah Gratis Dikomplain, Sudah Kekecilan PT PUL Berupaya Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan  Petani Tagih Realisasi Program Unggulan Pupuk Gratis Ibas-Puspa Forum Anak Butuh Perhatian, Mahading : Doakan Usulan Ini Bisa Masuk APBD 2027 Serap Aspirasi, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih Kepada HM Siddiq BM  Bermasalah? Kejari Lutim Diam-Diam Periksa Pejabat ULP dan PPK

News

Ibas-Puspa Gagal Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tahun 2025 untuk Luwu Timur 

badge-check


					Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam - Puspawati Husler Perbesar

Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam - Puspawati Husler

Kolomdata.id — Kabupaten Layak Anak sangat penting. Kategori ini, bukti daerah mampu memberikan pemenuhan hak dan perlindungan terhadap anak-anak.

 

Sayangnya, Kabupaten Luwu Timur gagal meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) pada tahun 2025. Dari 355 kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2025, nama Kabupaten Luwu Timur tak tercatat sama sekali.

 

Dibawah nahkoda kepemimpinan Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, penghargaan KLA tahun 2025, gagal diraih. Sayang sekali. Padahal, Kabupaten Luwu Timur sudah berhasil meraih penghargaan KLA pada tahun 2023. Kategori Madya. Demikian halnya penghargaan KLA tahun 2021, Lutim juga berhasil mendapatkan penghargaan.

 

Tahun 2025, daerah berjulukan Bumi Batara Guru seharusnya sudah mendapatkan penghargaan KLA kategori Nindya. Sayangnya, pupus di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam – Puspawati Husler (Ibas-Puspa).

 

Lutim gagal meraih penghargaan KLA tahun 2025. Jika tak mampu naik tingkat, minimal mempertahankan penghamparan kategori Madya. Sayangnya, tak dapat penghargaan sama sekali.

 

Malam itu, Jum’at (08/08/25) di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) RI mengumumkan, ada 355 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang dapat penghargaan.

 

Ada 22 daerah kategori Utama, 69 daerah kategori Nindya, 125 daerah kategori Madya, serta 139 daerah kategori Pratama. Itu malam membahagiakan dan membanggakan. Tapi ini jadi malam kelabu buat Kabupaten Luwu Timur. Tak dapat penghargaan sama sekali.

 

Plt. Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Joni Patabi yang dikonfirmasi tak merespon sama sekali. Ia belum memberikan keterangan resmi terkait gagalnya Lutim mendapatkan penghargaan KLA tahun 2025. (*)

 

Baca Lainnya

Oknum Sales Anak Perusahaan Japfa Group Diduga Jadi Dalang Monopoli Pasar

11 Februari 2026 - 07:00 WITA

Kasek SMAN 20 Makassar Bingung, Dua Siswanya Dilaporkan ke Polisi

10 Februari 2026 - 16:09 WITA

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Trending di Hukum dan Kriminal