KolomData.id – Luwu Timur – Kabar mengejutkan datang dari upaya pencarian Co Pilot Farhan Gunawan, yang berasal dari Kabupaten Luwu Timur. Smartwatch miliknya berhasil ditemukan dan terdeteksi masih berfungsi. Temuan ini menjadi titik terang baru setelah pesawat udara jenis ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak pada 17 Januari 2026.
Pesawat tersebut sebelumnya dinyatakan lost contact dalam penerbangan yang tidak dijelaskan rute maupun tujuan persisnya dalam informasi yang beredar. Dua hari setelah hilang kontak, tepatnya 18 Januari 2026, pesawat berhasil ditemukan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Lokasi penemuan berada di kawasan pegunungan yang secara administratif masuk wilayah Kabupaten Maros, salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang berbatasan dengan sejumlah kabupaten lain di sekitarnya.
Kabar mengejutkan berikutnya muncul pada Senin, 19 Januari 2026. Smartwatch milik Co Pilot Farhan Gunawan berhasil ditemukan dan terdeteksi berfungsi. Perangkat itu merekam jejak langkah kaki, dan data yang terekam menunjukkan adanya aktivitas bergerak. Dari tangkapan layar yang tersebar, terlihat rekam jejak melangkah yang tercatat pada perangkat tersebut.
Dalam kutipan tangkapan layar yang beredar, disebutkan bahwa langkah kaki Farhan Gunawan pada 18 Januari 2026 mencapai 9 ribu langkah pada pukul 6 sore. Pada pukul 10 tanggal yang sama, jumlah langkah bertambah menjadi 13.647. Angka-angka itu menunjukkan perangkat tidak hanya menyala, tetapi juga mencatat pergerakan dalam rentang waktu yang berdekatan.
Hingga kini, upaya pencarian yang dilakukan tim SAR terus dilakukan. Tim SAR merupakan pihak yang diterjunkan untuk mencari dan mengevakuasi korban dalam musibah penerbangan, dan keberadaan mereka menjadi tumpuan utama dalam proses pencarian Farhan Gunawan serta pihak lain yang terlibat. Kabar terdeteksinya smartwatch ini disebut sebagai hal yang cukup mengejutkan di tengah proses pencarian yang masih berlangsung.
Dengan temuan tersebut, harapan akan keselamatan Farhan Gunawan kembali menguat. Data jejak langkah yang terekam memperlihatkan adanya kemungkinan pergerakan setelah pesawat ditemukan di Gunung Bulusaraung. Meski demikian, belum ada keterangan resmi yang memastikan kondisi Co Pilot Farhan Gunawan secara langsung.
Semua pihak diharapkan mendoakan yang terbaik atas situasi ini. Informasi yang beredar masih terbatas pada penemuan pesawat, lokasi, serta data smartwatch yang tersebar melalui tangkapan layar. Perkembangan selanjutnya sepenuhnya bergantung pada hasil pencarian tim SAR di lapangan. (*)

Tinggalkan Balasan