Menu

Mode Gelap
Dicecar Netizen, HM Siddiq BM : Terima Kasih Masyarakat Tana Luwu Hendak Melarikan Diri Ke Parepare, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Bermodus Alihkan Perhatian Penjual di Lutim  Kelurahan Bumi Harapan Punya Peta Wilayah Berkat Mahasiswa KKN-T Unhas, Dilengkapi Kode QR Juga HM Siddiq BM : Justru Saya Tak Ingin Pembentukan Luwu Tengah Terhambat, Kok Videonya Terpotong  Dukung Legalitas Usaha, KKN 115 Unhas Dampingi UMKM Terbitkan Sertifikasi Halal KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

News

Harga Pertalite Tembus Rp 30 Ribu Perliter, Sapma Lutim Tantang DPRD dan Disperidag RDP Secara Live


					Ketua Sapma Lutim, Takwin Perbesar

Ketua Sapma Lutim, Takwin

Kolomdata.id — Masyarakat resah. BBM jenis pertalite sangat langka. Pengencer menjual hingga Rp 30 ribu perliter. Paling murah, diharga Rp 20 ribu.

 

Sulitnya mendapatkan bahan bakar jenis pertalite di SPBU membuat masyarakat rela antri berjam-jam. Dari pagi hingga siang hari. Itupun, banyak yang kecewa. Sudah antri berjam-jam, namun tak dapat jatah sama sekali.

 

“Sudah berhari-hari BBM jenis pertalite susah di Luwu Timur. Kemarin, saya pulang kerja di Sorowako. Pokoknya tidak ada bensin. Sampai akhirnya singgah di Wasuponda, Balambano beli eceran. Waduh, harga eceran 20 ribu perbotol. Dengan kondisi ini, mau tidak mau harus di beli,” kata  Takwin kepada kolomdata.id, Selasa, (16/09/2025).

 

Takwin, Ketua UmuM Sapma Lutim. Dia juga Wakil Ketua KNPI Lutim. Baginya, kondisi kelangkaan BBM bersubsidi ini tak bisa terus dibiarkan. Anggota DPRD Lutim bersama instansi terkait harus bertindak.

 

“DPRD luwu Timur harus ambil sikap melihat kondisi ini. Memanggil dinas pihak terkait dalam hal ini Disperindag untuk RDP (Rapat Dengar Pendapat). Kalo bisa secara live terbuka,” kata Takwin menantang DPRD Lutim.

 

Berdasarkan pantauan kolomdata.id, antrian panjang tak hanya terjadi di SPBU Malili. Antrian panjang juga dialami di SPBU Atue, SPBU Laskap, dan SPBU Balambano. Sorowako, Towuti, Wotu, Mangkutana juga mengalami hal yang sama, Selasa (16/09/2025).

 

Berdasarkan pengakuan salah seorang pengendara, ia sempat membeli Pertalite eceran di Malili dengan harga Rp 30 ribu. Di Desa Lakawali dan Puncak Indah (trans) lebih murah. Rp 20 ribu.

 

Harga pertalite di SPBU Rp 10 ribu. Di eceran Rp 12 hingga Rp 13 ribu. Ini harga normal selama ini. Sekarang. Mengalami peningkatan harga yang sangat luar biasa. Tembus Rp 30 ribu.

 

Ketua Komisi II DPRD Lutim, Sukasman yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan. Panggilan telepon dan pesan WhatsApp belum dibaca. (*)

 

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat di Bagian Utara Puncak Gunung Bulusaraung, Operasi Pencarian Terus Diperluas

18 Januari 2026 - 02:00 WITA

Pesawat Lost Contact di Sulsel, Basarnas Makassar Lakukan Operasi SAR Terpadu di Gunung Bulusaraung 

17 Januari 2026 - 13:06 WITA

Trending di News