Kolomdata.id — Gedung IGD RSUD I Ilagaligo masih direhab. Tiba-tiba, gedung ini terbakar sekitar pukul 01.50 Wita dini hari, Senin, 29 Desember 2025.
Di hari ini pula, kontrak rehab gedung IGD RSUD I Ilagaligo berakhir. Sayangnya, gedung ini tiba-tiba terbakar sebelum pekerjaan dinyatakan tuntas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kolomdata.id, gedung ini mendapat suntikan anggaran cukup besar. Pertama Rp 3,7 miliar yang bersumber dari APBN. Kemudian, disuntik lagi anggaran Rp 4,3 miliar dari APBD.
Pekerjaan yang menelan anggaran Rp 3,7 miliar sudah diserah terimakan per tanggal 25 Desember 2025. Sementara pekerjaan yang menelan anggaran Rp 4,3 miliar belum selesai.
CV Duta Sarana selaku kontraktor pelaksananya, masih harus menyelesaikan pekerjaan. Namun, insiden kebakaran terjadi. Penyebabnya, masih diselidiki pihak kepolisian Polres Luwu Timur.
Gedung ini belum ada aliran listrik. Namun, kebakaran terjadi di lantai dua gedung. Saksi mata yang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian, hanya menyaksikan terjadi kebakaran dari luar gedung.
“Borak sedang duduk di warung depan Rumah Sakit I Lagaligo Wotu. Kemudian melihat ada asap keluar dari bangunan lantai II ruang IGD RSUD I Lagaligo Wotu,” kata Kasubsi Humas Polres Lutim, Bripka Andi Muh Taufik.
Setelah itu, Borak menyampaikan ke Dirga, bahwa ada asap dari lantai II Ruang IGD. Kemudian, Dirga menghubungi posko damkar wotu melaporkan kejadian kebakaran di ruang Lantai II IGD RSUD I Lagaligo.
“Pukul 02.05 wita bantuan unit mobil damkar dari posko Burau, Posko, Tomoni dan posko kalaena tiba di tkp RSUD I Lagaligo Wotu untuk membantu posko damkar wotu memadamkan api. Pukul 03.45 wita api yang membakar salah satu ruangan di lantai II RSUD I Lagaligo wotu sepenuhnya dapat di padamkan,” imbuhnya. (*)






