Kolomdata.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Angkatan 115 melaksanakan program pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Program ini bertujuan membantu pelaku UMKM memahami proses sertifikasi halal serta mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan secara bertahap.
Kegiatan pendampingan ini dilakukan karena masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki sertifikat halal, padahal sebagian besar usaha bergerak di bidang produk makanan dan minuman. Kurangnya informasi, keterbatasan pemahaman prosedur, serta anggapan bahwa pengurusan sertifikasi halal sulit menjadi alasan utama UMKM belum mengurus sertifikat tersebut.
Penanggung jawab kegiatan, Nezha Delviyana Rais, menyampaikan bahwa pendampingan diberikan agar pelaku UMKM tidak merasa bingung atau terbebani dalam proses pengurusan sertifikasi halal. Sertifikat halal dinilai penting karena dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat legalitas usaha.
Mahasiswa KKN 115 Unhas memberikan penjelasan mengenai pentingnya sertifikasi halal serta mendampingi pelaku UMKM dalam menyiapkan dokumen yang dibutuhkan. Pendampingan dilakukan mulai dari penjelasan alur pendaftaran, pengisian data usaha dan produk, hingga pemahaman tahapan pemeriksaan sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.
Mahasiswa KKN 115 Unhas berharap kegiatan ini dapat mendorong pelaku UMKM untuk segera mengurus sertifikasi halal secara mandiri. Kepemilikan sertifikat halal diharapkan mampu meningkatkan kualitas usaha serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM lokal. (*)











