Menu

Mode Gelap
PT PUL Berupaya Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan  Petani Tagih Realisasi Program Unggulan Pupuk Gratis Ibas-Puspa Forum Anak Butuh Perhatian, Mahading : Doakan Usulan Ini Bisa Masuk APBD 2027 Serap Aspirasi, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih Kepada HM Siddiq BM  Bermasalah? Kejari Lutim Diam-Diam Periksa Pejabat ULP dan PPK Patgulipat Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Pemda Lutim

Pendidikan

Makassar Hidupkan Kembali Kurikulum Muatan Lokal

badge-check


					Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama murid SD di Kota Makassar saat launching kurikulum muatan lok. Perbesar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama murid SD di Kota Makassar saat launching kurikulum muatan lok.

Kolomdata.id – Cakrawala berpikir generasi bangsa harus dibuka, tentang pentingnya nilai budaya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyadari betul hal ini. Perkembangan teknologi tidak boleh menggerus nilai-nilai sejarah dan budaya.

Itu sebabnya, dia menghidupkan kembali kurikulum muatan lokal di Sekolah Dasar, sebagai jembatan bagi murid untuk mengenal dan melestarikan budaya mereka.

Tujuannya, jati diri anak-anak Makassar tidak luntur. Menjadi pegangan kuat dalam menyongsong masa depan, juga mengedepankan etika dalam kehidupan sehari-hari.

“Kurikulum muatan lokal di sekolah diharapkan dapat menjadi ruang belajar bagi anak-anak dalam menumbuhkan nilai sopan, santun, dan saling menghargai dalam masyarakat,” ujarnya.

Kata Munafri, ini langkah strategis dalam membangun karakter peserta didik agar cerdas secara akademik, juga berakar kuat pada kearifan lokal.

“Kita sudah jarang melihat muatan lokal menjadi rambu-rambu di tengah masyarakat. Banyak yang hilang dan itu harus dikembalikan,” terangnya.

Dalam mewujudkan ini, Pemkot menggandeng akademisi UNM, agar dapat terintegrasi secara sistematis dalam pendidikan formal.

“Ini jembatan antara generasi sekarang dengan budaya yang ada di masa lalu. Jembatan ini harus kuat, karena akan dilalui oleh kendaraan besar, yakni masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Pelaksana harian Rektor UNM, Prof Farida Patittingi, mendukungan penuh inisiatif ini. Diqnggap visioner dalam memperkuat pendidikan berbasis budaya lokal.

“Kita harus mulai dari anak-anak SD. Pastikan kurikulum di lembaga pendidikan kita benar-benar sesuai harapan, melahirkan SDM yang berakar dari daerah sendiri,” ungkapnya. (*)

Baca Lainnya

Petani Tagih Realisasi Program Unggulan Pupuk Gratis Ibas-Puspa

8 Maret 2026 - 19:01 WITA

Patgulipat Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Pemda Lutim

18 Februari 2026 - 01:22 WITA

Infografis besaran biaya seragam sekolah yang diusulkan

Mahasiswa KKN-T Gelombang 115 Unhas Revitalisasi Fasilitas Bank Sampah Massipaa

15 Februari 2026 - 12:05 WITA

Dicecar Netizen, HM Siddiq BM : Terima Kasih Masyarakat Tana Luwu

7 Februari 2026 - 06:25 WITA

Kelurahan Bumi Harapan Punya Peta Wilayah Berkat Mahasiswa KKN-T Unhas, Dilengkapi Kode QR Juga

7 Februari 2026 - 01:57 WITA

Trending di Pendidikan