Menu

Mode Gelap
Dicecar Netizen, HM Siddiq BM : Terima Kasih Masyarakat Tana Luwu Hendak Melarikan Diri Ke Parepare, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Bermodus Alihkan Perhatian Penjual di Lutim  Kelurahan Bumi Harapan Punya Peta Wilayah Berkat Mahasiswa KKN-T Unhas, Dilengkapi Kode QR Juga HM Siddiq BM : Justru Saya Tak Ingin Pembentukan Luwu Tengah Terhambat, Kok Videonya Terpotong  Dukung Legalitas Usaha, KKN 115 Unhas Dampingi UMKM Terbitkan Sertifikasi Halal KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

News

Tak Sehat Karena di Isi Tim Sukses, Anggota DPRD Lutim Dukung Rencana Mendagri Bentuk Ditjen BUMD 


					Anggota DPRD Lutim, Wahidin Wahid Perbesar

Anggota DPRD Lutim, Wahidin Wahid

Kolomdata.id — Mayoritas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam kondisi tidak sehat. Mendagri siap bentuk Ditjen BUMD. Anggota DPRD Lutim mendukung.

 

Anggota DPRD Lutim, Wahidin Wahid mengatakan, rencana pembentukan Ditjen BUMD oleh Mendagri bersifat mandatori. Sisa menunggu regulasinya.

 

“Selagi itu perintah. Tidak ada ji masalah.

Kita sisa mempersiapkan. Seperti apa teknisnya. Kita menunggu saja regulasi,” kata Wahidin Wahid kepada kolomdata.id, Rabu, (23/07/25).

 

Menurutnya, tak ada alasan untuk tidak mendukung rencana Mendagri RI, Tito Karnavian. Apalagi, asalan pembentukannya jelas.

 

Sebelum Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengusulkan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen), disebutkan kondisi BUMD yang tidak sehat karena di isi tim sukses.

 

Tito mengatakan, hanya 40 persen dari 1.091 total BUMD dinyatakan sehat. Dari total itu, ia merincikan ada 300 BUMD dinyatakan rugi.

 

“Ya itu yang rugi. Belum lagi yang kurang begitu sehat. Yang sehatnya sendiri lebih kurang, kalau nggak salah 40-an persen yang betul-betul sehat,” ujar Tito Rabu (16/7/2025) dikutip Sindonews.

 

“Beberapa permasalahan yang membuat tidak sehat? Di antaranya yang paling pertama nggak profesional. Ya, kadang-kadang banyak yang di BUMD dari tim sukses,” sambungnya dikutip Sindonews.

 

Untuk lakukan pengawasan ke BUMD juga cukup lemah. Makanya, Tito mengusulkan pembentukan Ditjen BUMD.

 

Bagaimana dengan BUMD Kabupaten Luwu Timur?

 

PT Luwu Timur Gemilang (LTG) salah satu BUMD atau Perseroda yang kini diisi tim sukses. Padahal, LTG sebelumnya sudah diisi tim profesional dengan mekanisme rekrutmen yang transparan.

 

Saldi Mansur sebelumnya menjabat Komisaris LTG dan Iwan Usman yang jabat Direktur Utama PT LTG disingkirkan melalu RUPS Luar Biasa, 12 Maret 2025. Keduanya diganti karena dianggap tidak bekerja maksimal. Alasan yang tak berdasarkan data dan fakta yang kuat.

 

Padahal, berkat Saldi Mansur dah Iwan Usman, LTG berhasil membangun kerjasama dengan Antam dan berhasil mendapatkan saham yang cukup besar dalam pengelolaan IUP di Blok Pongkeru, Kabupaten Luwu Timur. Demikian halnya dengan dua blok lainnya tanpa mengurai dana yang disertakan Pemkab Lutim.

 

Keberhasilan ini diabaikan. Semuanya untuk mendudukkan tim sukses Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur. Sehingga dilakukan RUPS LB dan rekruitmen lagi untuk mengisi jabatan komisaris dan direksi.

 

Komisaris Utama dijabat Kepala BKAD Lutim, Ramadhan Pirade dan Ketua DPC Hanura Lutim, Andi Hikmad.

 

Direktur Utama dijabat Ikal. Ikal pengurus partai NasDem Lutim sekaligus Caleg Partai NasDem. Kemudian Direktur Umum dan Keuangan dijabat Adam Safar. Adam Safat juga Caleg Hanura. Eks Komisioner KPU dan bagian dari tim sukses calon Bupati dan Wakil Bupati Lutim, Ibas-Puspa. (*)

 

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat di Bagian Utara Puncak Gunung Bulusaraung, Operasi Pencarian Terus Diperluas

18 Januari 2026 - 02:00 WITA

Pesawat Lost Contact di Sulsel, Basarnas Makassar Lakukan Operasi SAR Terpadu di Gunung Bulusaraung 

17 Januari 2026 - 13:06 WITA

Trending di News