Menu

Mode Gelap
Dicecar Netizen, HM Siddiq BM : Terima Kasih Masyarakat Tana Luwu Hendak Melarikan Diri Ke Parepare, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Bermodus Alihkan Perhatian Penjual di Lutim  Kelurahan Bumi Harapan Punya Peta Wilayah Berkat Mahasiswa KKN-T Unhas, Dilengkapi Kode QR Juga HM Siddiq BM : Justru Saya Tak Ingin Pembentukan Luwu Tengah Terhambat, Kok Videonya Terpotong  Dukung Legalitas Usaha, KKN 115 Unhas Dampingi UMKM Terbitkan Sertifikasi Halal KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

News

SPBU Hanya Layani Nelayan yang Punya Rekomendasi 


					SPBU Wotu bersama Dinas Perikanan Lutim konferensi pers terkait layanan khusus nelayan, Rabu, (13/08/25) Foto : M Hidayat Perbesar

SPBU Wotu bersama Dinas Perikanan Lutim konferensi pers terkait layanan khusus nelayan, Rabu, (13/08/25) Foto : M Hidayat

Kolomdata.id — SPBU tak lagi melayani pengisian jerigen. Tetapi tidak bagi nelayan. Diperbolehkan. Namun berlaku bagi yang mengantongi rekomendasi.

 

Manajer SPBU 7492901 Wotu, Fahlevi Syam mengatakan, pengisian jerigen memang masih ada. Mereka nelayan yang memperlihatkan rekomendasi dari pemerintah.

 

“SPBU melayani nelayan kalau ada rekomendasi dari pemerintah setempat. Kalau tidak ada rekomendasi, tidak bisa kita layani,” kata Fahlevi Syam saat konferensi pers di Wisma Golden, Rabu, (13/08/25).

 

Untuk itu sambungnya, seluruh nelayan yang belum mengantongi rekomendasi baiknya mengurus dokumen ini. Dengan begitu, SPBU akan melayani.

 

Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan Lutim, Fadli Hamzah mengatakan, rekomendasi yang diterbitkan sudah cukup banyak. Dan mungkin saja masih ada nelayan yang belum mengantongi.

 

Nelayan yang belum mengantongi rekomendasi bebernya bisa mengajukan. Caranya mudah. Nelayan harus mengajukan dulu lewat desa setempat. Minta surat keterangan sebagai nelayan dan rekomendasi.

 

Setelah itu lanjutnya, dokumen dari desa sisa melengkapi dengan foto copy KTP dan dimasukkan ke Dinas Perikanan. “Pengajuan ini tidak langsung diterbitkan, kami lakukan verifikasi dan validasi lagi di lapangan untuk memastikan bahwa mereka betul nelayan dan punya perahu,” kata Fadli Hamzah.

 

Untuk itu, Fadli Hamzah meminta agar seluruh nelayan yang belum mengantongi rekomendasi segera mengajukan. Dengan begitu, nelayan tak kesulitan lagi mendapatkan BBM bersubsidi. (M. Hidayat/*)

 

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat di Bagian Utara Puncak Gunung Bulusaraung, Operasi Pencarian Terus Diperluas

18 Januari 2026 - 02:00 WITA

Pesawat Lost Contact di Sulsel, Basarnas Makassar Lakukan Operasi SAR Terpadu di Gunung Bulusaraung 

17 Januari 2026 - 13:06 WITA

Trending di News