Menu

Mode Gelap
Dicecar Netizen, HM Siddiq BM : Terima Kasih Masyarakat Tana Luwu Hendak Melarikan Diri Ke Parepare, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Bermodus Alihkan Perhatian Penjual di Lutim  Kelurahan Bumi Harapan Punya Peta Wilayah Berkat Mahasiswa KKN-T Unhas, Dilengkapi Kode QR Juga HM Siddiq BM : Justru Saya Tak Ingin Pembentukan Luwu Tengah Terhambat, Kok Videonya Terpotong  Dukung Legalitas Usaha, KKN 115 Unhas Dampingi UMKM Terbitkan Sertifikasi Halal KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

News

Usai Viral Melakukan Kekerasan, Tiga Siswa SMKN I Lutim Dikeluarkan


					Kepala Sekolah SMKN 1 Lutim rapat bersama para guru terkait sanksi siswa yang melakukan kekerasan, Rabu, (20/08/25) Perbesar

Kepala Sekolah SMKN 1 Lutim rapat bersama para guru terkait sanksi siswa yang melakukan kekerasan, Rabu, (20/08/25)

Kolomdata.id — Sekolah mengambil keputusan akhir. Mengeluarkan tiga siswa yang terlibat perkelahian.

 

Masing-masing berinisial TF, MF, dan, AJ. Ketiganya dikeluarkan berdasarkan hasil rapat pihak sekolah SMKN 1 Luwu Timur (Lutim), Rabu, (20/08/25).

 

TF sendiri pelaku utama yang melakukan kekerasan terhadap korban berinisial R. Sementara MF, berperan mengambil video dan menyebarkannya ke media sosial. Dan AJ disebut sebagai provokator atas insiden perkelahian yang terjadi di halaman belakang sekolah SMKN 1 Lutim, (29/07/25) sekitar pukul 10.00 Wita.

 

“Keputusan mengeluarkan tiga orang siswa ini sebenarnya sangat berat. Hanya saja, berdasarkan catatan pelanggaran yang dilakukan para siswa ini, memang sulit lagi dipertahankan. Makanya, kami kembalikan (keluarkan,red) ke orang tua siswa masing-masing,” kata Kepala Sekolah SMKN 1 Lutim, Andi Camat kepada kolomdata.id usai rapat bersama para guru.

 

“Tadi waktu rapat, ada lima orang siswa sebenarnya. Tapi karena dua siswa ini masih minim catatan pelanggaran dan dianggap masih bisa mendapatkan didikan di SMKN 1 Lutim, makanya kami masih pertahankan. Tetapi tetap ada sanksi dari sekolah,” sambungnya.

 

Mengembalikan siswa ini ke pihak orang tuanya masing-masing ungkapnya, bukan memutuskan asa. Para siswa ini masih bisa bersekolah. Tapi bukan lagi di SMKN 1 Malili. Melainkan di sekolah lain.

 

“Kami sadar betul, siswa-siswi ini masih bisa memperbaiki diri. Semoga di sekolah lain bisa berubah dan berbenah. Untuk itu, kami berharap, para orang tua siswa ini tetap mengupayakan sekolah lain,” ungkapnya.

 

Karena perkara ini juga ditangani pihak kepolisian Polres Luwu Timur, Andi Camat berharap bisa diselesaikan dengan baik. Tak ada yang merasa dirugikan. (*)

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat di Bagian Utara Puncak Gunung Bulusaraung, Operasi Pencarian Terus Diperluas

18 Januari 2026 - 02:00 WITA

Pesawat Lost Contact di Sulsel, Basarnas Makassar Lakukan Operasi SAR Terpadu di Gunung Bulusaraung 

17 Januari 2026 - 13:06 WITA

Trending di News