Menu

Mode Gelap
PT PUL Berupaya Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan  Petani Tagih Realisasi Program Unggulan Pupuk Gratis Ibas-Puspa Forum Anak Butuh Perhatian, Mahading : Doakan Usulan Ini Bisa Masuk APBD 2027 Serap Aspirasi, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih Kepada HM Siddiq BM  Bermasalah? Kejari Lutim Diam-Diam Periksa Pejabat ULP dan PPK Patgulipat Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Pemda Lutim

News

18 Jam Terjebak di Dalam Terowongan PLTM Akibat Longsor, Dua Orang Pekerja Berhasil Diselamatkan 

badge-check


					Dua orang korban yang terjebak di dalam terowongan PLTM Passokoran berhasil dievakuasi. Keduanya sedang menjalani observasi di Puskesmas Tomoni, Rabu, (10/12/2025) Perbesar

Dua orang korban yang terjebak di dalam terowongan PLTM Passokoran berhasil dievakuasi. Keduanya sedang menjalani observasi di Puskesmas Tomoni, Rabu, (10/12/2025)

18 Jam Terjebak di Dalam Terowongan PLTM Akibat Longsor, Dua Orang Pekerja Berhasil Diselamatkan

 

Kolomdata.id — Evakuasi korban longsor di dalam terowongan PLTM Passokoran berlangsung selama 18 jam. Dua orang korban berhasil dievakuasi dan dinyatakan selamat.

 

Aldi Samba (21) dan Henrik (20) yang bekerja sebagai operator alat berat PT Sulindo Putra Mandiri, terjebak di dalam terowongan PLTM Passokoran, Desa Rante Mario, Kec. Tomoni, Kab. Lutim sejak pukul 23.00 Wita, Selasa (09/12/2025) akibat longsor. Kedua berhasil dievakuasi sekitar pukul 18.00 Wita, Rabu (10/12/2025).

 

“Alhamdulillah, sudah berhasil dievakuasi tadi jam 18.10 Wita dengan selamat dan dalam keadaan sadar. Sekarang, kedua korban sementara observasi di Puskesmas Tomoni,” kata Kasubsi Humas Polres Lutim, Bripka Andi Muh Taufik kepada kolomdata.

 

Malam itu, saat keduanya sedang bekerja di dalam terowongan sejauh 800 meter, tiba-tiba terjadi longsor pada bagian outlite yang jaraknya sekitar 230 meter dari luar terowongan. Sehingga kondisi terowongan tertutup material longsor dengan ketebalan 6 meter.

 

Pihak perusahaan berupaya melakukan pembersihan material longsor serta melakukan upaya pertolongan dengan  memasukkan pipa besi ke dalam material longsor untuk digunakan berkomunikasi. Dari jalur pipa itu pula makanan dan minuman dikirim.

 

Demikian halnya tabung oksigen disalurkan melalui pipa untuk digunakan kedua karyawan yang terjebak di dalam terowongan. Alhasil, keduanya bisa bertahan hingga tim berhasil mengevakuasi mereka selama 18 jam lamanya. (*)

Baca Lainnya

Oknum Sales Anak Perusahaan Japfa Group Diduga Jadi Dalang Monopoli Pasar

11 Februari 2026 - 07:00 WITA

Kasek SMAN 20 Makassar Bingung, Dua Siswanya Dilaporkan ke Polisi

10 Februari 2026 - 16:09 WITA

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Trending di Hukum dan Kriminal