Menu

Mode Gelap
PT PUL Berupaya Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan  Petani Tagih Realisasi Program Unggulan Pupuk Gratis Ibas-Puspa Forum Anak Butuh Perhatian, Mahading : Doakan Usulan Ini Bisa Masuk APBD 2027 Serap Aspirasi, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih Kepada HM Siddiq BM  Bermasalah? Kejari Lutim Diam-Diam Periksa Pejabat ULP dan PPK Patgulipat Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Pemda Lutim

News

Irwan Bachri Syam Ajukan Pembukaan Lahan Hutan 50 Ribu Hektare Ke Menhut RI

badge-check


					Menhut RI Raja Juli Antoni foto bareng usai melakukan penanaman pohon di Taman Kehati Sawerigading Wallacea, Soroako, Jum'at (13/06/25). Foto/kolomdata.id Perbesar

Menhut RI Raja Juli Antoni foto bareng usai melakukan penanaman pohon di Taman Kehati Sawerigading Wallacea, Soroako, Jum'at (13/06/25). Foto/kolomdata.id

Kolomdata.id — Kedatangan Menhut RI, Raja Juli Antoni disambut Irwan Bachri Syam. Bupati Luwu Timur ini mengajukan pembebasan lahan hutan 50 ribu hektare.

 

Katanya, 70 persen kawasan hutan di Kabupaten Luwu Timur belum produktif. Yang berstatus kawasan hutan lindung juga tak sedikit.

 

“Ada beberapa hal yang menjadi konsen kami di Lutim. Salah satunya adalah pemanfaatan kawasan hutan yang kami nilai bisa berproduksi. Kami ingin, agar sebagian kawasan ini bisa diturunkan statusnya menjadi kawasan perhutanan sosial,” kata Irwan Bachri Syam kepada kolomdata.id, Jum’at (13/06/25).

 

Itu dilakukan Irwan Bachri Syam, demi mendukung program ketahanan pangan Presiden RI, Prabowo Subianto. “Titiknya ada di Mahalona, Parumpanai, dan beberapa titik lainnya di kecamatan berbeda,” ungkapnya.

 

Total luas lahan yang diusulkan sekitar 50 ribu hektare. “Kami usulkan secara bertahap sesuai kelayakan lokasi. Alhamdulillah, laporan ini mendapat respon positif dari Pak Menteri,” imbuhnya.

 

Saat ramah tamah di TAB, Sorowako, Raja Juli Antoni berkunjung ke Lutim khusus menyaksikan praktik pertambangan di PT Vale Indonesia. Makanya, beberapa lokasi hutang yang sudah direklamasi dikunjungi.

 

Terkait pemanfaatan kawasan Hutan, khususnya di Blok Tanamalia, Raja Juli mengaku masih butuh banyak bahan. “Saya belum update. Saya baru dengar-dengar aja. Nanti saya update dulu,” tutupnya. (*)

Baca Lainnya

Oknum Sales Anak Perusahaan Japfa Group Diduga Jadi Dalang Monopoli Pasar

11 Februari 2026 - 07:00 WITA

Kasek SMAN 20 Makassar Bingung, Dua Siswanya Dilaporkan ke Polisi

10 Februari 2026 - 16:09 WITA

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Trending di Hukum dan Kriminal