KolomData.id – Makassar – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulawesi Selatan, Rusdi Masse Mappasessu (RMS), dikabarkan mundur dari jabatannya. Kabar pengunduran diri RMS ini mencuat menjelang Rakernas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang akan digelar di Makassar. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa surat pengunduran diri RMS telah diserahkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem.

Kabar mundurnya RMS dari jabatan Ketua DPW Nasdem Sulsel ini dibenarkan oleh salah satu sumber dari internal Partai Nasdem. “Iya, betul itu,” kata sumber tersebut pada Kamis, (15/01/2025). Sumber itu tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai alasan di balik langkah RMS tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari RMS maupun dari DPP Partai Nasdem terkait surat pengunduran diri itu.

Isu mundurnya RMS ini muncul bersamaan dengan persiapan Rakernas PSI yang dijadwalkan berlangsung pada (29-31/01/2026) mendatang di Makassar. Rakernas merupakan forum internal partai yang biasanya digunakan untuk mengevaluasi kinerja serta merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan. Penyelenggaraan Rakernas PSI di Makassar menjadi perhatian publik, terutama setelah munculnya kabar mengenai kejutan yang akan disampaikan dalam acara tersebut.

Sekretaris DPW PSI Sulsel, Indira Mulyasari Paramastuti, sebelumnya membenarkan bahwa akan ada kejutan pada Rakernas PSI nanti. “Namanya juga kejutan, bisa jadi Mister J, bisa jadi Mister R, dan tokoh-tokoh yang lain. Memang bakal ada kejutan di Rakernas PSI dan itu penyampaian dari DPP,” kata Indira. Pernyataan Indira ini tidak menyebut secara spesifik siapa tokoh yang dimaksud, namun isu yang beredar mengaitkannya dengan RMS.

Kata “Mister R” yang disebut Indira dalam pernyataannya memicu spekulasi di kalangan pengamat politik lokal. Inisial tersebut dinilai mengarah pada Rusdi Masse Mappasessu, yang selama ini dikenal sebagai politisi senior di Sulawesi Selatan. Namun, baik Indira maupun pihak PSI lainnya belum memberikan konfirmasi resmi mengenai hal ini. Spekulasi semakin kuat karena waktu kemunculan isu mundurnya RMS berdekatan dengan jadwal Rakernas PSI.

Jika benar RMS bergabung ke PSI, langkah tersebut akan menjadi perubahan besar dalam konfigurasi politik di Sulawesi Selatan. RMS merupakan figur yang memiliki pengaruh di Partai Nasdem, terutama di tingkat DPW Sulsel. Kepindahannya ke partai lain berpotensi mempengaruhi peta dukungan politik di wilayah tersebut, terutama menjelang agenda-agenda politik yang akan datang.

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari RMS maupun DPP Partai Nasdem mengenai kebenaran surat pengunduran diri tersebut. Publik menunggu perkembangan lebih lanjut, terutama menjelang Rakernas PSI di Makassar. Jika kejutan yang dimaksud benar terkait RMS, maka hal itu akan menjadi salah satu momen penting dalam dinamika politik Sulawesi Selatan.