Menu

Mode Gelap
Dicecar Netizen, HM Siddiq BM : Terima Kasih Masyarakat Tana Luwu Hendak Melarikan Diri Ke Parepare, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Bermodus Alihkan Perhatian Penjual di Lutim  Kelurahan Bumi Harapan Punya Peta Wilayah Berkat Mahasiswa KKN-T Unhas, Dilengkapi Kode QR Juga HM Siddiq BM : Justru Saya Tak Ingin Pembentukan Luwu Tengah Terhambat, Kok Videonya Terpotong  Dukung Legalitas Usaha, KKN 115 Unhas Dampingi UMKM Terbitkan Sertifikasi Halal KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

Hukum dan Kriminal

Jelang Nataru, 3.981 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan 720 Gereja


					Jelang Nataru, 3.981 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan 720 Gereja Perbesar

Kolomdata.id – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), ada 3.981 personel gabungan yang dikerahkan untuk mengamankan 720 gereja.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, memimpin langsung Rakor lintas sektoral tahun 2025 ini.

Termasuk dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin (Operasi Lilin).

Tujuannya, menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, serta memastikan kesiapan seluruh pihak dalam pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Sulsel.

Djuhandhani menyampaikan, berbagai tantangan kamtibmas, baik yang bersifat nasional maupun lokal, semuanya bisa dihadapi melalui koordinasi dan kebersamaan lintas sektor.

“Polda Sulsel bersama seluruh jajaran dan perkuatannya bersinergi dengan TNI, instansi terkait, serta mitra kamtibmas lainnya, akan melaksanakan Operasi Lilin selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026,” terangnya.

Dalam Operasi Lilin ini, dari 3.981 personel gabungan yang dikerahkan, 2.106 personel diantaranya berasal dari Polda Sulsel dan jajaran. Kemudian, 1.875 personel lainnya dari TNI dan instansi terkait.

“Polda Sulsel juga menyiapkan 94 pos, yang terdiri dari 48 pos pengamanan, 21 pos pelayanan, dan 25 pos terpadu,” jelas dia.

Kemudian, pengamanan akan difokuskan pada 720 gereja prioritas serta 98 lokasi perayaan tahun baru yang tersebar di seluruh wilayah Sulsel.

Dia menegaskan, pengamanan dan pelayanan selama Nataru harus dilaksanakan secara terpadu dan sinergis antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat.

“Sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa juga sangat penting, guna menciptakan suasana yang aman, kondusif, dan damai,” kata dia.

Kapolda berharap, peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban kian meningkat. Sehingga, masyarakat merasa menjadi bagian dari pengamanan bersama dan memiliki tanggung jawab dalam menjaga kedamaian lingkungan.

Dia mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja keras, memperkuat koordinasi, dan memberikan kontribusi terbaik demi terwujudnya situasi aman dan damai selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Operasi Lilin ini diharapkan berjalan dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, sehingga masyarakat Sulsel dapat merayakan momen akhir tahun dengan rasa aman dan penuh kedamaian,” harapnya. (*)

Baca Lainnya

Hendak Melarikan Diri Ke Parepare, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Bermodus Alihkan Perhatian Penjual di Lutim 

7 Februari 2026 - 02:20 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Lahan Kompensasi DAM Karebbe Disewakan Ke IHIP, Kejati Sulsel Periksa Sejumlah Pihak

7 Januari 2026 - 15:29 WITA

Polres Parepare Amankan PNS Pelaku Curanmor

7 Januari 2026 - 11:34 WITA

Polrestabes Makassar Ungkap Tiga Kasus Besar Awal Tahun 2026

5 Januari 2026 - 15:18 WITA

Trending di Hukum dan Kriminal