Menu

Mode Gelap
Mudahkan Masyarakat Mengakses Data dan Informasi, Mahasiswa KKN-T 115 Unhas Hadirkan Website Profil Kelurahan Bumi Harapan Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN Gerakan Rakyat Gowa Konsolidasi, Targetkan Penguatan Basis hingga Desa Mahasiswa KKN-T Unhas Gelar Inovasi Digital Pembuatan Website di Parepare  Dorong Legalitas UMKM, Mahasiswa KKN Door to Door Dampingi Pendaftaran NIB di Parepare  Harumkan Nama Kabupaten Lutim, Dua Siswa SMP YPS Singkole Berpartisipasi Pada Ajang Bergengsi AYIMUN 20th di Malaysia

Pendidikan

Perkuat Gizi Keluarga, KKN 115 Unhas Hadirkan Kebun Gizi di Bumi Harapan


					Mahasiswa KKN 115 Unhas bangun kebun gizi di Kota Parepare, Kamis, (22/01/2026) Perbesar

Mahasiswa KKN 115 Unhas bangun kebun gizi di Kota Parepare, Kamis, (22/01/2026)

Kolomdata.id — Mahasiswa KKN 115 Universitas Hasanuddin menghadirkan Kebun Gizi. Program untuk penguatan gizi keluarga dan pencegahan stunting melalui pemanfaatan lahan produktif untuk pangan sehat.

 

Kebun Gizi berada di Jln. Samsul Alam Bulu, Kelurahan Bumi Harapan, Kota Parepare. Mahasiswa KKN 115 Unhas bersama warga setempat serta Kelompok Wanita Tani (KWT) Barangan menyukseskan kegiatan, Kamis, 22 Januari 2026.

 

Kegiatan dimulai dengan persiapan lokasi berupa pembersihan lahan, pengolahan tanah, dan penataan area tanam. Setelah itu dilakukan penanaman bibit secara gotong royong oleh mahasiswa KKN bersama warga dan anggota KWT Barangan.

 

Adapun jenis tanaman yang ditanam dalam kebun gizi ini meliputi kangkung, sawi, kacang panjang, terong, kelor, dan bayam. Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena mudah dibudidayakan, cepat dipanen, serta memiliki kandungan gizi yang bermanfaat dalam mendukung kebutuhan nutrisi keluarga, terutama bagi anak-anak dan ibu.

 

Mahasiswa KKN 115 Universitas Hasanuddin Kelurahan Bumi Harapan turut berperan aktif dalam membangun kembali kebun sehat bersama warga sebagai wujud kontribusi nyata di bidang kesehatan dan ketahanan pangan.

 

Adonia Christofle Siahaan, selaku penanggung jawab program kerja, menyampaikan bahwa kebun gizi ini merupakan langkah sederhana namun berdampak besar jika dikelola secara berkelanjutan.

 

“Kebun gizi ini kami hadirkan sebagai upaya nyata untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan yang sehat dan bergizi dengan lebih mudah. Harapannya, kebun ini tidak hanya menjadi tempat menanam, tetapi juga menjadi kebiasaan baru bagi warga untuk memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Jika dikelola bersama, hasilnya bisa dirasakan oleh banyak orang, khususnya anak-anak yang membutuhkan asupan gizi baik sebagai langkah pencegahan stunting,” kata Adonia.

 

Sementara itu, Ketua Kelompok Wanita Tani Barangan, Hadijah, juga menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap program kebun gizi yang dibangun bersama tersebut.

 

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Kebun gizi ini bisa menjadi alternatif pangan sehat bagi warga, apalagi sayuran yang ditanam ini mudah dirawat dan bergizi. Kami berharap kebun ini terus berlanjut, terawat, dan hasil panennya benar-benar bisa membantu kebutuhan pangan keluarga, terutama untuk mendukung pencegahan stunting,” kata Hadijah.

 

Kegiatan ini turut melibatkan partisipasi warga setempat yang ikut bekerja bersama selama proses pembuatan kebun. Salah seorang warga yang hadir menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan tersebut.

 

Masyarakat sangat senang dan bersyukur dengan adanya kebun gizi ini. Mereka berharap bisa memperoleh sayuran yang segar dan sehat tanpa harus jauh-jauh membeli. Yang paling penting, kebun ini akan kami kelola bersama, sehingga hasil panennya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga dan semoga bisa membantu mencukupi gizi anak-anak di lingkungannya.

 

Pembangunan Kebun Gizi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan skala rumah tangga sekaligus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan sehat. Melalui kebun yang dikelola bersama, warga diharapkan dapat memperoleh sumber sayuran bergizi yang berkelanjutan, mendukung pola makan sehat keluarga, serta berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting.

 

Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa, kelompok tani, dan masyarakat, program ini diharapkan dapat terus berjalan dan memberi dampak jangka panjang bagi kesehatan lingkungan sekitar. (*)

Baca Lainnya

Mudahkan Masyarakat Mengakses Data dan Informasi, Mahasiswa KKN-T 115 Unhas Hadirkan Website Profil Kelurahan Bumi Harapan

3 Februari 2026 - 23:51 WITA

Mahasiswa KKN-T Unhas Gelar Inovasi Digital Pembuatan Website di Parepare 

2 Februari 2026 - 08:05 WITA

Dorong Legalitas UMKM, Mahasiswa KKN Door to Door Dampingi Pendaftaran NIB di Parepare 

31 Januari 2026 - 13:39 WITA

Dorong Digitalisasi UMKM, Mahasiswa KKN 115 Unhas Lakukan Pendampingan di Parepare

24 Januari 2026 - 15:14 WITA

KKN 115 UNHAS Perkenalkan Budidaya Maggot sebagai Solusi Pengolahan Sampah Organik di Parepare

24 Januari 2026 - 15:05 WITA

Trending di Pendidikan