KolomData.id – Luwu Timur – Dua siswa SMP YPS Singkole, Kalycia Alexandra Bela dan Rr. Wulandari Utari Prativi, tampil memukau pada ajang bergengsi Asia Youth International Model United Nation 20th (AYIMUN 20th). Keduanya sukses mengharumkan nama daerah Kabupaten Luwu Timur di negeri Jiran. Ajang tersebut diselenggarakan oleh International Global Network (IGN) pada tanggal 16-19 Januari di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kalycia Alexandra Bela dan Rr. Wulandari Utari Prativi menjadi partisipan dalam forum yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara itu. Keikutsertaan keduanya menjadi sorotan karena mereka membawa nama Kabupaten Luwu Timur, sebuah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan, ke panggung internasional. Forum AYIMUN sendiri merupakan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa yang diikuti pelajar untuk melatih kemampuan diplomasi dan berbahasa asing.

Dalam forum tersebut, keduanya berpidato menggunakan bahasa Inggris dengan sangat fasih di hadapan para peserta. Tak ada rasa gugup sama sekali saat keduanya menyampaikan pandangan. Penampilan itu dapat disaksikan melalui akun Instagram smpypssingkole.

Adapun isu global yang dibahas keduanya adalah diplomacy in distress atau diplomasi dalam kesulitan. Tema yang diangkat berkaitan dengan strengthening the world through crisis and change, yakni memperkuat dunia melalui krisis dan perubahan. Topik itu menjadi bagian dari diskusi dalam forum AYIMUN 20th.

Penampilan kedua siswa berprestasi asal Kabupaten Luwu Timur ini menuai banyak apresiasi. Banyak pihak yang menyukai cara keduanya menyampaikan materi di depan peserta. Beberapa orang meninggalkan pesan di kolom komentar sebagai bentuk dukungan.

“Kerennn kalian,” tulis akun yulmarthin. “God job kal, be humble syang,” tulis akun incessibooo. “congrats kalicya n wulan,” tulis akun tiurmanurung11. Komentar-komentar tersebut menunjukkan respons positif terhadap penampilan Kalycia Alexandra Bela dan Rr. Wulandari Utari Prativi.

Keikutsertaan Kalycia Alexandra Bela dan Rr. Wulandari Utari Prativi memberikan semangat dan spirit bagi semua siswa. Penampilan mereka menjadi dorongan untuk terus berkarya di masa depan. Kabupaten Luwu Timur pun turut dikenal melalui pencapaian kedua pelajar tersebut di ajang internasional.