Menu

Mode Gelap
Dicecar Netizen, HM Siddiq BM : Terima Kasih Masyarakat Tana Luwu Hendak Melarikan Diri Ke Parepare, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Bermodus Alihkan Perhatian Penjual di Lutim  Kelurahan Bumi Harapan Punya Peta Wilayah Berkat Mahasiswa KKN-T Unhas, Dilengkapi Kode QR Juga HM Siddiq BM : Justru Saya Tak Ingin Pembentukan Luwu Tengah Terhambat, Kok Videonya Terpotong  Dukung Legalitas Usaha, KKN 115 Unhas Dampingi UMKM Terbitkan Sertifikasi Halal KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

News

Sekretaris Komisi I DPRD Lutim : Besok RDP dengan RSUD I Lagaligo, Bahas Meninggalnya Janin Herlina


					Anggota DPRD Lutim foto bersama usai menggelar rapat paripurna beberapa waktu lalu. (Kolomdat.id) Perbesar

Anggota DPRD Lutim foto bersama usai menggelar rapat paripurna beberapa waktu lalu. (Kolomdat.id)

Kolomdata.id — Herlina masih menjalani perawatan medis di RSUD I Lagaligo. Ia dalam masa pemulihan, setelah bayi di dalam perutnya dinyatakan meninggal.

 

Lina sapaan ibu berusia 30 tahun itu berusaha tenang. Sabar hingga ia pulih setelah menjalani operasi karena bayi berusia tiga bulan di dalam perutnya sudah tiada.

 

Sekretaris Komisi I DPRD Lutim, Harisal mengatakan, masalah yang menimpa Herlina duka bagi semua masyarakat. Peristiwa ini jadi perhatian. Tak bisa dibiarkan.

 

“Besok (Kamis) kita RDP dengan Manajemen RSUD I Lagaligo. RDP lintas komisi. Jadi ada komisi II dan Komisi III. Lengkap,” kata Harisal kepada kolomdata.id, Rabu, (03/09/2025).

 

Dari semua kasus ungkapnya, pasti ada jawaban dengan pendekatan medisnya. “Makanya ini yang mau kita tahu. Di RDP Besok Kita akan bahas itu,” ungkap anggota DPRD Fraksi PDI-P ini.

 

Dokternya kandungan yang menangani Lina sapaan akrab Herlina dokter berinisial H. Ia menandatangani Lina sejak awal masuk RSUD pada bulan Juli, sekitar dua bulan lalu.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun kolomdata.id, dokter berinisial H punya rekam jejak buruk. Dokter H disebut beberapa kali di pecat di sejumlah RS di luar daerah Kabupaten Luwu Timur. Kasusnya sama yang dialami Lina.

 

Sayangnya, rekam jejak ini diabaikan pihak RSUD I Lagaligo. Tak ada sanksi. Pihak Manajemen RSUD I Lagaligo justru menyebut, jika tindak medis yang diambil sudah sesuai.

 

Berdasarkan pernyataan resmi Direkrut RSUD I Lagaligo, dr Irfan menyebut, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan USG dan pemeriksaan dokter, tidak ada pembusukan janin pada saat pasien pulang.

 

“Semua tindakan yang dilakukan oleh dokter didasarkan pada prosedur medis standar yang berpedoman pada keilmuan dan profesionalisme,” kata dr Irfan kemarin, Selasa, (02/09/2025).

 

Masyarakat berharap, DPRD Lutim melakukan pengawasan ketat. Saat RDP yang akan berlangsung, rekomendasi yang dikeluarkan ada sanksi berat. Pecat. (*)

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat di Bagian Utara Puncak Gunung Bulusaraung, Operasi Pencarian Terus Diperluas

18 Januari 2026 - 02:00 WITA

Pesawat Lost Contact di Sulsel, Basarnas Makassar Lakukan Operasi SAR Terpadu di Gunung Bulusaraung 

17 Januari 2026 - 13:06 WITA

Trending di News