Menu

Mode Gelap
Dicecar Netizen, HM Siddiq BM : Terima Kasih Masyarakat Tana Luwu Hendak Melarikan Diri Ke Parepare, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Bermodus Alihkan Perhatian Penjual di Lutim  Kelurahan Bumi Harapan Punya Peta Wilayah Berkat Mahasiswa KKN-T Unhas, Dilengkapi Kode QR Juga HM Siddiq BM : Justru Saya Tak Ingin Pembentukan Luwu Tengah Terhambat, Kok Videonya Terpotong  Dukung Legalitas Usaha, KKN 115 Unhas Dampingi UMKM Terbitkan Sertifikasi Halal KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

News

Begini Upaya PT Vale Hentikan Penyebaran Dampak Tumpahan Minyak Hingga Ke Hilir


					Penampungan terpal yang dibangun PT Vale untuk menguras tumpahan minya di irigasi dan sungai, Sabtu, (23/08/25) Perbesar

Penampungan terpal yang dibangun PT Vale untuk menguras tumpahan minya di irigasi dan sungai, Sabtu, (23/08/25)

Kolomdata.id — Warga menyaksikan. Bagaimana upaya PT Vale Indonesia menghentikan penyebaran tumpahan minyak hingga ke hilir sungai, Sabtu, (23/08/25).

 

Hingga pukul 18.49 WITA, karyawan PT Vale Indonesia masih berada dilokasi tumpahan minyak, Desa Desa Lioka, Kecamatan Towuti. Mereka melakukan kegiatan penyedotan tumpahan minyak yang ada di irigasi, sungai, hingga lahan persawahan warga.

 

“Jadi kami menyaksikan semua kegiatan dalam menangani tumpahan minyak. Ada tiga titik penyedotan yang dilakukan PT Vale. Baik di irigasi maupun yang di sungai. Minya disedot. Kemudian dimasukkan ke drum, lalu dimasukkan ke tangki,” kata warga Lioka, Arroyos.

 

Karena lokasinya agak curam, PT Vale sambungnya harus membuat membuat penampungan terpal. Dari penampungan terpal, minya itu dimasukkan ke drum lalu dimasukkan lagi ke dalam tangki.

 

“Titik kebocorannya sudah diketahui. Hanya saja pipanya belum terlihat. PT Vale masih fokus dalam menangani tumpahan minyak,” ungkapnya lagi.

 

Arroyos mengapresiasi upaya PT Vale. Hanya saja, ia berharap tetap melibatkan masyarakat selama investigasi berlangsung. “Jangan hanya Vale. Libatkan yang lain juga, termasuk pemerintah dan masyarakat untuk mengetahui penyebab kebocoran minyak,” harapnya.

 

Baginya, masyarakat butuh informasi. Apakah kebocoran pipa karena kondisi alam, atau kondisi bencana. Ataukah ada alasan lain. Masyarakat terdampak berhak mengetahui hal ini. (*)

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat di Bagian Utara Puncak Gunung Bulusaraung, Operasi Pencarian Terus Diperluas

18 Januari 2026 - 02:00 WITA

Pesawat Lost Contact di Sulsel, Basarnas Makassar Lakukan Operasi SAR Terpadu di Gunung Bulusaraung 

17 Januari 2026 - 13:06 WITA

Trending di News