Kolomdata.id — Tujuh bulan lamanya Liga Perbasi Pelajar Lutim berlangsung. SMAN 1 Malili dan SMAN 2 Wotu keluar sebagai kampiun, Sabtu malam, 29 Agustus 2026.
Malam itu, Aula GOR Malili, Puncak Indah begitu meriah. Udara pengap dikalahkan dengan semangat yang membara. Laga final putra, tim basket SMAN 2 Wotu VS SMA YPS Sorowako sungguh menegangkan.
Kedua tim mencatatkan skor ketat dari empat quarter yang dilalui kedua tim. Saling kejar poin tercipta di masing-masing quarter yang selalu mengunggulkan poin SMA YPS.
Namun semangat pantang menyerah diperlihatkan pemain SMAN 2 Wotu. Kolaborasi permainan dipertontonkan yang membuahkan hasil epic comeback yang luar biasa.
SMAN 2 Wotu berhasil menyalip poin SMA YPS dan menutup skor diangka 59-52. Hasil ini membuat SMAN 2 Wotu keluar sebagai kampiun dan berhasil mengangkat piala bergilir Liga Perbasi Luwu Timur.
Laga final putra ini berlangsung setelah liga final putri SMAN 1 Malili Vs SMAN 4 Mangkutana berlangsung lebih dulu. Tim basket putri SMAN 1 Malili menang telak dengan skor, 83-58.
Kedua tim yang keluar sebagai juara akhirnya bisa bernapas lega. Ada Isak tangis bahagia di lapangan setelah berjuang selama tujuh bulan lamanya. Dari 24 Januari hingga laga puncak Sabtu Malam, 29 Agustus.
Penyelenggara menganugerahkan gelar Most Valuable Player (MVP) kepada Afrillia (bolang) pemain putri SMAN 1 Malili dan untuk putra diraih oleh Rasya dari SMAN 2 Wotu. Salah satu kriteria pemberian gelar MVP berdasarkan performa individu berupa statistik luar biasa dalam mencetak angka (point) assist, rebound dan blok.
Selain piala bergilir, para juara juga mendapatkan uang pembinaan dan sertifikat dari Perbasi Luwu Timur. Sertifikat untuk suporter terbaik sekaligus favorit diraih oleh Spartans dari SMA YPS Sorowako.
Selama pertandingan berlangsung, Perbasi Lutim menggunakan dua lapangan. Liga berlangsung di lapangan Andi Nyiwi Malili dan GOR Malili.
Liga basket pelajar ini menggunakan format atau sistem pertandingan dua kali pertemuan yang diikuti para peserta 9 tim putra, dan 5 tim putri. Sedangkan babak playoff 8 besar dan final dipentaskan sekali dalam dua pekan.
“Turnamen ini akan kita jadikan kalender resmi di Perbasi Luwu Timur, khususnya bagian dari pembinaan atlit dan pebasket muda sehingga mampu menancapkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi,” kata Ketua Perbasi Lutim, Janwar Nurzan

Di kesempatan tersebut, Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto juga meminta kepada seluruh peserta untuk terus mengasah kemampuan, giat berlatih agar bisa menjadi atlit handal.
“Pertarungan final hari ini sangat seru dan menunjukkan talenta dari para atlit muda yang digawangi para pelajar. Semoga bola basket Luwu Timur dapat terus maju dan mengharumkan nama baik daerah di ajang kejuaraan baik tingkat kabupaten, Porprov maupun tingkat nasional,” ujar Kapolres Ario sekaligus menutup secara resmi liga basket pelajar se Luwu Timur. (*)

Tinggalkan Balasan