Prestasi gemilang berhasil ditorehkan oleh pembalap lokal Sulawesi Selatan pada gelaran road race Bupati CUP II Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung Minggu, 31 Mei 2026. Andi Irfan, yang turun membela Kios Fira Racing Team, sukses mengamankan posisi keempat setelah sebelumnya memulai laga dari urutan ke-12 di grid. Hasil ini tentu saja di luar perkiraan banyak pihak, mengingat tekanan kompetisi di kelas motor bebek 2 tak sangat ketat.
Keberhasilan tersebut diraihnya melalui strategi agresif sejak lap pertama. Begitu lampu start padam, ia langsung tancap gas dan berhasil melewati sejumlah rival di depannya untuk merebut posisi ketujuh. Memasuki lap kedua, momentum positif terus ia manfaatkan dengan menyalip satu pembalap lagi, yang mengantarnya naik ke peringkat enam. Peruntungan pun semakin berpihak padanya di lap ketiga, ketika motor salah satu pesaing yang berada di posisi tiga mengalami gangguan mesin dan terpaksa melambat. Insiden itu secara otomatis mengangkat Andi Irfan ke urutan kelima, sebelum akhirnya ia kembali menyalip satu lawan pada lap keempat dan menempati posisi empat besar.
Pencapaian ini terasa istimewa karena ia harus bekerja ekstra keras sejak awal balapan. Berbeda dengan para pesaing utamanya yang memulai dari baris terdepan, Andi Irfan justru harus merangkak naik dari belakang. Namun, dengan modal lima lap yang dimilikinya, ia mampu menunjukkan kapasitas balapnya yang tidak bisa diremehkan. Hingga bendera finis dikibarkan, posisi keempat tersebut berhasil dipertahankannya dengan solid tanpa kesalahan berarti.
Sosok Andi Irfan bukanlah nama sembarangan di sirkuit regional. Pembalap asal Malili, Kabupaten Luwu Timur, ini dikenal memiliki keahlian istimewa dalam hal mekanik. Julukan “The Doctors” yang melekat padanya bukan tanpa alasan, melainkan terinspirasi dari kecerdikannya dalam merakit dan menyetel motor balap layaknya Valentino Rossi, legenda MotoGP. Bahkan, ia kini telah memiliki bengkel sendiri yang berlokasi di Jalan Dr Sam Ratulangi, Puncak Indah, Kecamatan Malili, sebagai bukti nyata kapasitasnya di dunia otomotif.
Usai balapan, Andi Irfan mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang ia raih. Menurutnya, seandainya posisi start-nya lebih depan, peluang untuk menembus tiga besar sangatlah terbuka lebar. Ia pun tak lupa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberinya dukungan, terutama keluarga dan sahabat yang selalu setia mendampinginya di setiap momen, baik saat berlatih maupun bertanding. Baginya, dukungan moral tersebut menjadi bahan bakar utama yang membuatnya mampu tampil maksimal meski sempat tertinggal di awal lomba.

Tinggalkan Balasan