Menu

Mode Gelap
PT PUL Berupaya Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan  Petani Tagih Realisasi Program Unggulan Pupuk Gratis Ibas-Puspa Forum Anak Butuh Perhatian, Mahading : Doakan Usulan Ini Bisa Masuk APBD 2027 Serap Aspirasi, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih Kepada HM Siddiq BM  Bermasalah? Kejari Lutim Diam-Diam Periksa Pejabat ULP dan PPK Patgulipat Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Pemda Lutim

News

Kapolres Palopo Minta Waktu Ungkap Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Unanda 

badge-check


					Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma Perbesar

Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma

Kolomdata.id — Kasus pengeroyokan mahasiswa Unanda Palopo jadi atensi. Kapolres minta waktu untuk mengungkap.

 

Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma mengatakan, laporan pengeroyokan mahasiswa Unanda Palopo baru diterima kemarin (Kamis, 22-05-25). Penyelidikannya masih berproses.

 

“Semua kasus kami atensi. Cuma masalah pembuktian, kami harus kuat. Sehingga ada kasus-kasus agak perlu waktu,” kata Dedi melalui pesan WhatsApp, Jum’at, (23/05/25).

 

Apalagi sambungnya, korban belum bisa dimintai keterangannya. Karena korban masih di Rumah Sakit. “Belum bisa juga BAP korban. Masih di RS,” ungkapya.

 

Pihak kepolisian Polres Palopo juga sudah mengajukan visum kepada korban. Semua ini untuk melengkapi bukti. Minimal dua barang bukti untuk menaikkan perkara dari penyelidikan jadi penyidikan.

 

Diketahui, korban sudah membaik dan siap untuk memberikan keterangan ke pihak kepolisian. Harapannya, para pelaku segera ditangkap.

 

“Saya sudah bisa berikan keterangan. Dan saya berharap para pelaku segera ditangkap. Para pelaku harus bertanggung jawab atas apa yang mereka perbuat,” kata Yusril.

 

Kasus pengeroyokan yang menimpa Yusril  terjadi Kamis, (22/05/25). Ia dikeroyok massa. Jumlahnya sekitar 20 orang. Dari luar kampus, Yusril diseret masuk ke dalam kampus. Ia dihajar habis-habisan. (*)

Baca Lainnya

Oknum Sales Anak Perusahaan Japfa Group Diduga Jadi Dalang Monopoli Pasar

11 Februari 2026 - 07:00 WITA

Kasek SMAN 20 Makassar Bingung, Dua Siswanya Dilaporkan ke Polisi

10 Februari 2026 - 16:09 WITA

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Trending di Hukum dan Kriminal