Menu

Mode Gelap
Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul Canda Raffi Ahmad saat Anak Keduanya dapat Rp 1 M dari Ibunda Nagita Slavina Ayah Vanessa Angel Sebut Besannya Marah-marah dan Ungkit Biaya Pengasuhan Gala Artis BJ yang Ditangkap karena Narkoba Adalah Bobby Joseph Ben Joshua Sebut Ibunya Syok saat Dengar Hoaks soal Ia Ditangkap karena Narkoba Danang DA Resmi Menikah dengan Hemas Nura

OPINI

AKP Aswan, Negosiator yang Bijaksana

badge-check


					AKP M Aswan Saharuddin Perbesar

AKP M Aswan Saharuddin

TIGA tahun terakhir, daerah Kabupaten Luwu Timur mengalami tekanan sosial dan politik cukup tinggi. Potensi konfliknya besar. Namun berhasil diredam dengan win-win solution.

 

Aktivis di daerah berjulukan Bumi Batara Guru pasti tahu, bagaimana M. Aswan Saharuddin mengambil peran. April 2023, rekruitmen tenaga kerja di PT Vale Indonesia bergejolak. Masyarakat di empat kecamatan sudah siap melakukan boikot.

 

Saat itu, konstalasi politik juga dimulai. Sudah masuk tahapan Pemilu dan Pemilihan Presiden RI. Gejolak sosial dan politik ini dihadapi M. Aswan Saharuddin yang baru sebulan menjabat sebagai Kasat Intelkam Polres Luwu Timur (terhitung 13 Maret 2023).

 

Sebulan itu dia sudah berhasil beradaptasi. Ia tahu, siapa saja yang harus diajak bernegosiasi untuk meredam gerakan. Hasilnya, gerakan yang terkonsolidasi berujung dialog dengan win-win solution dengan pemangku kebijakan.

 

Awal tahun 2026, isu pembangunan smelter di Kecamatan Malili juga memicu konflik agraria. Pemkab dan Masyarakat berhadapan.

 

Februari-Maret, ketegangan konflik memuncak. Aksi saling lapor melapor terjadi. M. Aswan Saharuddin terlihat tenang membaca situasi. Di beberapa kesempatan, ia mengatur dan membuka komunikasi dan membuat suasana kembali kondusif.

 

Saya mau bilang, M Aswan Saharuddin bukan sekadar polisi. Ia konsultan politik juga negosiator yang bijaksana. Ia tak sungkan berdiskusi dengan siapa saja. Dan tak kalah pentingnya, selalu ada solusinya.

Anda pasti tahu, bernegosiasi itu tidak mudah. Apalagi dengan aktivis. Kalau tidak punya kedekatan emosional, pasti sudah ditutupkan pintu. Berbeda halnya dengan M. Aswan Saharuddin, kehadirannya selalu disambut hangat.

 

Dari sini saya tahu, sejak ditugaskan di Luwu Timur, Aswan Saharuddin banyak membangun komunikasi di warung-warung kopi. Olahraga domino menjadi wadahnya.

 

Teknik mengolah informasi menjadi solusi yang dimiliki Aswan Saharuddin, bak atlet domino mencari jalan untuk ceki palang. Anda tahukan untuk ceki palang. Mengontrol lawan agar permainan sesuai keinginan.

 

Dari olahraga otak inilah, canda dan tawa dilahirkan. Emosional terbentuk secara alamiah. Sepertinya hukum alam. Terjadi tanpa campur tangan manusia.

 

M. Aswan Saharuddin lulusan Bintara tahun 2002. Usianya 43 tahun (kelahiran 1983). Tak hanya mencinta istri, anak, dan keluarga besar Raharja. Ada club sepak bola juga terselip di hatinya. Manchester United.

 

Aswan lulus Perwira Khusus Intelijen pada tahun 2017. Sudah Sarjana Hukum. Pangkat tiga balok (Ajun Komisaris Polisi) disematkan dipundaknya per tanggal 31 Desember 2025.  Selama tugas di Lutim, ia diam-diam melanjutkan pendidikan Magister Hukum dan lulus akhir bulan Maret 2026.

 

Disaat bersamaan pula surat mutasi Polda Sulsel keluar. M. Aswan Saharuddin ditarik ke Polda Sulsel mengisi jabatan Panit 3 Subdit 1 (Politik) Direktorat Intelkam Polda Sulawesi Selatan.

AKP M Aswan Saharuddin (kanan) berfoto bersama pengurus Poposi yang juga Ketua Bidang Ketenagakerjaan Kerukunan Keluarga Malili (KKM), Musran (kiri).

Ia juga senang mengoleksi benda pusaka. Badik, keris paling dia sukai. Soal membaca pamor, ia cukup ahli. Tak kalah jago dengan kolektor pusaka lainnya.

Selasa, 14 April 2026, serah terima jabatan berlangsung. M. Aswan yang mendirikan komunitas Raharja Syndicate mampu menjaga marwah lembaga Kepolisian. Tiga Kapolres berhasil dia kawal dengan baik.

 

Oh iya, jangan lupa mengunjungi daerah penghasil nikel terbesar di Indonesia. Jarak Makassar dengan Lutim masih cukup dekat. Pasti akan ada kejutan. Minimal, permainan domino kawan-kawan sudah jauh lebih baik.

 

Penulis : Sekretaris Kerukunan Keluarga Malili