Menu

Mode Gelap
Dicecar Netizen, HM Siddiq BM : Terima Kasih Masyarakat Tana Luwu Hendak Melarikan Diri Ke Parepare, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Bermodus Alihkan Perhatian Penjual di Lutim  Kelurahan Bumi Harapan Punya Peta Wilayah Berkat Mahasiswa KKN-T Unhas, Dilengkapi Kode QR Juga HM Siddiq BM : Justru Saya Tak Ingin Pembentukan Luwu Tengah Terhambat, Kok Videonya Terpotong  Dukung Legalitas Usaha, KKN 115 Unhas Dampingi UMKM Terbitkan Sertifikasi Halal KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

News

Pipa Minyak Bocor, Pasitabe Layangkan Surat Ke Direksi PT Vale 


					Ketua Komisariat Pasitabe Towuti, Arryos berada di sawah terdampak kebocoran pipa minyak. Perbesar

Ketua Komisariat Pasitabe Towuti, Arryos berada di sawah terdampak kebocoran pipa minyak.

Kolomdata.id — Insiden kebocoran pipa minyak PT Vale Indonesia jadi pusat perhatian. Dewan Pengurus Harian Perhimpunan Masyarakat Pasitabe tak diam.

 

Pengurus Perhimpunan Masyarakat Pasitabe cukup aktif mengumpulkan data di lokasi kebocoran pipa minyak PT Vale, di Dusun Molindowe, Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Sabtu, (23/08/25).

 

Agar ditangani serius, Dewan Pengurus Harian Perhimpunan Masyarakat Pasitabe melayangkan surat ke Direksi PT Vale Indonesia. Perihal, dorongan penanganan cepat terhadap kebocoran pipa minyak PT Vale di Towuti.

 

Begini isi surat Dewan Pengurus Harian Perhimpunan Masyarakat Pasitabe yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Harian Perhimpunan Masyarakat Pasitabe, Sihanto B. Bela dan Wakil Sekretaris Dewan Pengurus Harian Perhimpunan Masyarakat Pasitabe, Setiono Tengkano.

 

Sehubungan dengan terjadinya kebocoran pipa minyak milik PT. Vale Indonesia Tbk di sekitar Dusun Molindowe, Desa Lioka, Kecamatan Towuti, pada tanggal 23 Agustus 2025, yang telah menyebabkan minyak mengalir mencemari jalan, mengalir ke bendungan dan saluran irigasi, mencemari areal persawahan, hingga masuk ke aliran sungai Koromosilu, dan berpotensi mengalir hingga ke Danau Towuti.

 

Mencermati keparahan tumpahan minyak ke area penduduk dan persawahan, kami mendorong PT Vale untuk melakukan tindakan cepat dan tepat untuk menghentikan dampak pencemaran yang lebih luas terhadap lingkungan, pemukiman dan aset masyarakat.

 

Sebagai informasi, di Dusun Molindowe masyarakat baru saja menanam padi. Namun, kebocoran pipa minyak PT Vale Indonesia membawa bencana yang tidak terduga. Irigasi sawah yang diandalkan petani tidak lagi menyalurkan air bersih, melainkan

campuran minyak yang mengancam tanaman. Bukan hanya sawah, ancaman juga mengintai sumber air bersih warga. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kehidupan sehari-hari, tetapi juga menimbulkan kebingungan warga Lioka dan sekitarnya akan aktivitas pertanian dan kondisi kesehatan mereka.

 

Kita mengharapkan penanganan cepat, transparan, dan serius agar pencemaran dihentikan dan kehidupan dapat berjalan normal. Beberapa hal perlu dilakukan cepat, di antaranya:

 

1. Menghentikan aliran minyak di titik kebocoran secepatnya agar tidak lebih banyak minyak mentah yang tertumpah ke lingkungan.

 

2. Melakukan pembersihan sungai, penyedotan minyak, dan penggunaan material penyerap ramah lingkungan.

 

3. Persiapan distribusi air bersih darurat kepada masyarakat terdampak

 

4. Melakukan antisipasi pada semua hilir Sungai agar minyak tidak mengalir lebih jauh

 

5. Melakukan uji kualitas air dan tanah di sungai, saluran irigasi, dan sawah.

 

6. Sosialisasi resmi kepada warga mengenai dampak dan langkah-langkah pencegahan risiko kesehatan.

 

Hal-hal lain terkait penanganan dampak lingkungan, “sosial dan ekonomi”  perlu dilakukan dalam koordinasi yang baik dengan Pemerintah Daerah dan Tokoh Masyarakat setempat. (*)

 

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat di Bagian Utara Puncak Gunung Bulusaraung, Operasi Pencarian Terus Diperluas

18 Januari 2026 - 02:00 WITA

Pesawat Lost Contact di Sulsel, Basarnas Makassar Lakukan Operasi SAR Terpadu di Gunung Bulusaraung 

17 Januari 2026 - 13:06 WITA

Trending di News