Menu

Mode Gelap
PT PUL Berupaya Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan  Petani Tagih Realisasi Program Unggulan Pupuk Gratis Ibas-Puspa Forum Anak Butuh Perhatian, Mahading : Doakan Usulan Ini Bisa Masuk APBD 2027 Serap Aspirasi, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih Kepada HM Siddiq BM  Bermasalah? Kejari Lutim Diam-Diam Periksa Pejabat ULP dan PPK Patgulipat Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Pemda Lutim

Hukum dan Kriminal

Toko Campuran Dibobol Maling, Uang Rp 20 Juta Persiapan Akikah Beserta Emas Perhiasan Raib

badge-check


					Toko campuran di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili dibobol maling. Penyidik kepolisian sedang mengambil keterangan korban. Jum'at (06/06/25) Perbesar

Toko campuran di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili dibobol maling. Penyidik kepolisian sedang mengambil keterangan korban. Jum'at (06/06/25)

Kolomdata.id — Kios Tayoo. Begitu tulisan pada baliho toko barang campuran milik Heri Hardi. Pencuri baru saja masuk ke dalam. Membawa kabur uang Rp 20 juta rupiah beserta emas perhiasan sebanyak 10 gram.

 

Toko lelaki berusia 35 tahun ini, berada di Jalan Soekarno Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili. Tepat berada di samping kanan Wisma Golden.

 

Jumat, (06/06/25), sekitar pukul 21.00 WITA, tokonya tiba-tiba sangat ramai. Orang-orang ini datang setelah Heri Hardi berteriak meminta tolong. Jika toko miliknya dibobol maling.

 

“Saya baru sadar saat lihat pintu toko di depan terbuka. Ternyata ada orang yang sudah masuk,” kata Heri Hardi dihadapan anggota kepolisian Polres Luwu Timur. Wajah sangat cemas.

 

Ba’da salat Isya, sekitar pukul 20.00 WITA, Hardi bersama istrinya dan bayinya menutup toko. Kemudian mengantar istri dan anaknya ke kediaman orang tuanya. Setelah itu, Heri pergi membeli susu.

“Saat kembali ke sini (toko), ternyata pintu depan toko terbuka sedikit. Padahal saya sudah kunci. Saya periksa lemari, uang untuk akikah anak saya sudah hilang,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

 

Heri Hardi bilang, ada uang Rp 20 juta untuk persiapan bayinya. Di dalam lemarinya juga ada emas perhiasan dengan total berat 10 gram. Semuanya hilang.

 

“Ada CCTV terpasang. Tapi CCTV sudah hilang juga. Dibawa sama pencuri. Mau hilangkan jejak,” imbuhnya.

 

Penyidik Reskrim Polres Luwu Timur saat ini bergerak cepat. Sekitar lokasi ada beberapa bangunan. Termasuk Wisma Golden. Ada kamera CCTV. Harapannya, ada petunjuk yang berhasil didapatkan. (*)

Baca Lainnya

Bermasalah? Kejari Lutim Diam-Diam Periksa Pejabat ULP dan PPK

5 Maret 2026 - 06:19 WITA

Hendak Melarikan Diri Ke Parepare, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Bermodus Alihkan Perhatian Penjual di Lutim 

7 Februari 2026 - 02:20 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Lahan Kompensasi DAM Karebbe Disewakan Ke IHIP, Kejati Sulsel Periksa Sejumlah Pihak

7 Januari 2026 - 15:29 WITA

Polres Parepare Amankan PNS Pelaku Curanmor

7 Januari 2026 - 11:34 WITA

Trending di Hukum dan Kriminal