Menu

Mode Gelap
Dicecar Netizen, HM Siddiq BM : Terima Kasih Masyarakat Tana Luwu Hendak Melarikan Diri Ke Parepare, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Bermodus Alihkan Perhatian Penjual di Lutim  Kelurahan Bumi Harapan Punya Peta Wilayah Berkat Mahasiswa KKN-T Unhas, Dilengkapi Kode QR Juga HM Siddiq BM : Justru Saya Tak Ingin Pembentukan Luwu Tengah Terhambat, Kok Videonya Terpotong  Dukung Legalitas Usaha, KKN 115 Unhas Dampingi UMKM Terbitkan Sertifikasi Halal KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

News

Uang Lembur Tak Terbayar, Petugas Kebersihan Ancam Mogok Kerja 


					Para petugas kebersihan sangat sigap membersihkan sampah disela-sela kegiatan. Perbesar

Para petugas kebersihan sangat sigap membersihkan sampah disela-sela kegiatan.

Kolomdata.id — Sudah dua bulan berlalu. Uang lembur petugas kebersihan tak kunjung dibayarkan. Mereka, ancam mogok kerja.

 

Para petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur sudah cukup sabar menunggu. Namun, uang lembur yang dijanjikan belum ada hingga saat ini.

 

“Waktu pesta rakyat itu kami kerja dari pagi sampai malam. Katanya ada uang lembur Rp 50 ribu. Bahkan dijanjikan akan ditambah jadi 75 ribu. Kita tagih, tapi dicuekin,” kata salah seorang petugas kebersihan kepada kolomdata.id, Senin, (21/07/28).

 

Dia meminta agar identitasnya tak disebutkan. Sebab, banyak hal yang bisa menimpa dirinya. Tak hanya teguran. Sanksi pemecatan bisa saja terjadi.

 

“Yang lebih parah sebenarnya, ini uang lembur kami kami dipangkas lagi. Kasihan betul kami kalau begini. Dan kami sudah sepakat dengan petugas kebersihan, akan lakukan mogok kerja kalau itu dilakukan,” ungkapnya kecewa.

 

Ia tahu betul, bagaimana petugas kebersihan harus bangun lebih pagi dari kebanyakan pegawai. Mereka berpencar membersihkan seluruh area, terutama fasilitas umum.

 

Lingkungan sehat dan bersih tentu jasa mereka para petugas kebersihan. Bahkan, mereka kerap terlibat dalam aktivitas pemangkasan pohon.

 

Mereka hanya diberikan gaji Rp 1,7 juta setiap bulannya. “Disyukuri sebenarnya pak. Meski kami harus pintar-pintar lagi cari pekerjaan di luar untuk dapat biaya tambahan. Karena kami juga punya keluarga. Ada anak yang harus dibiayai,” imbuhnya dengan mata berkaca-kaca. (*)

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat di Bagian Utara Puncak Gunung Bulusaraung, Operasi Pencarian Terus Diperluas

18 Januari 2026 - 02:00 WITA

Pesawat Lost Contact di Sulsel, Basarnas Makassar Lakukan Operasi SAR Terpadu di Gunung Bulusaraung 

17 Januari 2026 - 13:06 WITA

Trending di News