Kolomdata.id — Milan – AC Milan memulai kiprahnya di Liga Europa 2026/2027 dengan hasil buruk. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Rossoneri takluk 0-2 dari Benfica di Stadion San Siro, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.
Benfica membuka keunggulan melalui Dodi Lukebakio di babak pertama. Tim tamu menambah gol kedua pada menit ke-52 lewat skema serangan balik, ketika Jakub Kaminski menyambar umpan silang keras Souffian El Karouani.
Kemenangan ini tercatat sebagai yang pertama bagi Benfica atas Milan dalam pertandingan kompetitif. Sebelumnya, Milan dua kali mengalahkan Benfica pada final European Cup, yakni edisi 1963 dan 1990.
Secara statistik, Milan sebenarnya lebih produktif menciptakan peluang dengan expected goals (xG) 0,96 berbanding 0,64 milik Benfica. Namun efektivitas penyelesaian menjadi pembeda. Mantan penyerang Benfica, Goncalo Ramos, melepaskan tiga tembakan tanpa satu pun mengarah ke gawang, sementara Samuel Chukwueze menjadi kreator peluang terbanyak Milan dengan empat umpan kunci yang tak berujung gol. Kiper Benfica, Trubin, juga menepis tembakan first-time Christian Pulisic.
Pelatih Milan, Ruben Amorim, memasukkan Diego Moreira dan Adrien Rabiot untuk menambah tenaga segar, tetapi papan skor tak berubah. Hasil ini membuat Milan melalui tiga laga beruntun di semua ajang tanpa kemenangan dengan dua hasil imbang dan satu kekalahan, situasi yang berpotensi menempatkan Amorim dalam tekanan pada awal masa kepelatihannya.
Sumber: Harian Fajar

Tinggalkan Balasan