Kolomdata.id — Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin resmi menjadi kader Partai Demokrat. Kartu Tanda Anggota (KTA) partai berlambang bintang mercy itu diserahkan Ketua Demokrat Sulsel Ni’matullah dalam kegiatan pendidikan politik DPD Demokrat Sulsel di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 14.50 Wita.

Momen tersebut ditandai jabat tangan antara Munafri yang akrab disapa Appi dengan Ni’matullah di atas panggung, disaksikan sejumlah pengurus Demokrat. Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat Agustinus Tamo Mbapa kemudian memasangkan atribut jaket dan pin kepada wali kota. Ni’matullah menyambut kedatangan Appi dan berharap kehadirannya membuat Demokrat Sulsel lebih kuat ke depan.

Usai penyerahan KTA, Appi diminta menyampaikan sambutan pertamanya di hadapan peserta pendidikan politik. Ia mengaku datang sendiri dan menekankan pentingnya kerja sama serta kolaborasi sesama kader untuk membesarkan partai. Menurutnya, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan bersama demi memperkuat Partai Demokrat, terutama dalam menghadapi agenda politik ke depan.

Langkah Appi bergabung ke Demokrat melalui proses yang cukup singkat. Ia sebelumnya diyakinkan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng saat pertemuan di Hotel Novotel Makassar, Sabtu (3/10/2026). Dalam pertemuan itu, Andi Alfian secara terbuka mengajak wali kota memperkuat Partai Demokrat di Sulawesi Selatan.

Dua hari berselang, Appi menyerahkan surat pengunduran diri dari kader Partai Golkar kepada Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin, Senin (5/10/2026). Kepastian mundurnya Appi disampaikan Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPD I Golkar Sulsel Kadir Halid. Surat pengunduran diri tersebut diantar langsung ke kediaman Ilham Arief Sirajuddin pada Senin pagi.

Sebelum berlabuh ke Golkar, Appi memang pernah menjadi kader Partai Demokrat. Kepindahannya kali ini menandai kembalinya politikus yang juga dikenal sebagai pengusaha itu ke partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut. Demokrat Sulsel menyebut kedatangan Appi sebagai penguatan basis dukungan dan mesin politik partai di wilayah selatan Sulawesi.

Bergabungnya wali kota menjadi perhatian karena posisinya sebagai kepala daerah sekaligus figur yang memiliki basis pemilih di Kota Makassar. Partai Demokrat berharap kader baru ini mampu mendorong konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, terutama menjelang tahapan agenda pemilu berikutnya. Sejumlah pengurus Golkar sendiri menyatakan menghormati keputusan Appi meninggalkan partai berlambang pohon beringin itu.

Dalam sejumlah kesempatan, Appi menyebut Partai Demokrat sebagai pihak yang selalu mendukungnya sejak kontestasi pemilihan wali kota. Karena itu, ia menilai kepindahan ini bukan sekadar perpindahan kartu partai, melainkan kelanjutan hubungan politik yang sudah terbangun bersama basis pemilih di Kota Makassar.

Partai Golkar menyatakan menghormati keputusan tersebut. Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin menerima langsung surat pengunduran diri Appi, dan sejumlah pengurus menegaskan proses administrasi partai tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi.

Bergabungnya Appi ke Demokrat juga muncul menjelang rangkaian agenda internal partai di Sulsel, termasuk Musyawarah Daerah. Kehadiran kepala daerah dinilai memberi bobot tersendiri bagi konsolidasi kader, terutama dalam menyusun strategi menghadapi agenda pemilu mendatang.

Sumber: Fajar.co.id