
Kolomdata.id — Makassar – Calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Andi Aslinda, M.Si., menegaskan komitmennya memperkuat lembaga kehumasan kampus agar transparansi dan keterbukaan informasi publik semakin terjaga. Hal itu disampaikannya usai menghadiri minisoccer fun game bersama komunitas jurnalis alumni UNM di Makassar, Sabtu (10/10/2026). Pertemuan bernuansa olahraga tersebut menjadi ruang silaturahmi antara kalangan akademisi dan pekerja media.
Menurut Aslinda, peran kehumasan kampus sangat krusial sebagai jembatan komunikasi antara perguruan tinggi dan masyarakat luas. Ia menilai lembaga kehumasan yang profesional dan adaptif akan memperkuat kemitraan strategis dengan media massa. Kemitraan itu, katanya, merupakan bagian integral dari gagasan kampus berdampak yang terus digaungkan UNM.
Dosen yang kini menjabat Wakil Rektor Bidang Akademik UNM ini menekankan bahwa kampus tidak boleh menjadi menara gading. Perguruan tinggi, ujarnya, harus aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak, dan penguatan lembaga kehumasan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan keterbukaan informasi. Pandangan itu sejalan dengan kewajiban badan publik menyediakan informasi yang mudah diakses, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Dalam kesempatan yang sama, Aslinda menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara civitas akademika UNM dan para jurnalis. Ia berharap kolaborasi tersebut, terutama melalui optimalisasi fungsi kehumasan, terus ditingkatkan untuk mengawal berbagai program strategis pendidikan tinggi ke depan. Menurutnya, publikasi yang akurat membantu masyarakat memahami kebijakan dan capaian kampus secara utuh.
Aslinda juga meminta doa dan dukungan dari para jurnalis, khususnya yang merupakan alumni UNM, apabila dirinya diberi amanah memimpin kampus tersebut. Ia mengajak seluruh pihak bersama-sama memberi dampak bagi dunia pendidikan tinggi. Permintaan itu disampaikannya dalam suasana kekeluargaan setelah kegiatan olahraga bersama komunitas pewarta.
Nama Aslinda saat ini masuk dalam bursa pemilihan rektor UNM periode 2027–2031. Sebelumnya dilaporkan bahwa enam nama resmi mendaftar sebagai bakal calon rektor, dengan tahapan penetapan bakal calon dijadwalkan pada 24 Oktober 2026. Pemilihan tahap pertama di Senat UNM dijadwalkan berlangsung 4 November 2026 untuk menyaring calon, sebelum tiga nama disampaikan kepada kementerian pada 9–10 November 2026.
Dalam pemberitaan yang sama sebelumnya, Aslinda disebut mengklaim memperoleh dukungan dari 26 anggota Senat UNM atau sekitar 40,6 persen dari total 64 anggota senat. Sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, ia juga aktif menjalankan tugas akademik sehari-hari, termasuk membimbing mahasiswa doktoral. Ia menegaskan komitmen penguatan tata kelola, keunggulan akademik, dan dampak internasional sebagai arah pengembangan kampus.
Penguatan fungsi kehumasan dinilai relevan bagi perguruan tinggi negeri yang kerap menjadi rujukan publik, terutama saat proses pemilihan pemimpin kampus berlangsung. Dengan komunikasi yang terbuka, informasi mengenai tahapan, mekanisme, dan agenda akademik dapat dipahami masyarakat tanpa menimbulkan spekulasi.
Sumber: Harian Fajar

Tinggalkan Balasan