
KolomData.id – Jakarta – PT Vale Indonesia Tbk kembali meraih pengakuan lewat dua Gold Awards pada ajang Innovation and Technology for Social and Environmental Sustainability (InTechSEA) Awards 2026. Penghargaan itu diberikan untuk kategori Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pemberdayaan Masyarakat, masing-masing pada bidang pangan dan kemaritiman. Perusahaan yang merupakan bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID) itu dinilai berhasil menghadirkan program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasi.
Pada program bidang pangan, PT Vale mendorong pengembangan produk turunan nanas, mulai dari selai, jus, dodol, manisan, hingga keripik. Program itu disebut melibatkan 105 penerima manfaat langsung dan 390 penerima manfaat tidak langsung. Ragam olahan tersebut menunjukkan pendekatan hilirisasi pangan yang tidak berhenti pada komoditas mentah, melainkan mengolahnya menjadi produk bernilai tambah yang dapat dijual kembali oleh masyarakat.
Penghargaan diserahkan pada Senin (15/9/2026) di Jakarta. Penyerahan ini menjadi penanda pengakuan terhadap dua kategori sekaligus, yakni Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pemberdayaan Masyarakat. CSR merujuk pada tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan dan komunitas di sekitar wilayah kerjanya, sementara pemberdayaan masyarakat menekankan upaya membangun kemandirian warga melalui kegiatan ekonomi yang berkelanjutan.
Proses penjurian InTechSEA 2026 melibatkan juri dari berbagai kementerian, lembaga negara, badan riset, dan kalangan akademisi. Keterlibatan lintas institusi itu membuat penilaian tidak hanya menyoroti besaran program, tetapi juga aspek inovasi dan keberlanjutan dampaknya terhadap sosial dan lingkungan. InTechSEA sendiri merupakan ajang yang menyoroti penerapan inovasi dan teknologi untuk mendukung keberlanjutan sosial serta lingkungan.
Bagi PT Vale, dua Gold Awards ini menambah daftar pengakuan atas program pemberdayaan yang dijalankannya. Sebagai bagian dari MIND ID, perusahaan ini beroperasi di sektor pertambangan dan memiliki wilayah operasi yang bersinggungan langsung dengan kehidupan masyarakat. Program bidang pangan dan kemaritiman yang diusungnya menyasar dua sektor yang lekat dengan keseharian warga di sekitar wilayah operasi.
Pengembangan produk turunan nanas menjadi contoh bagaimana hasil pertanian lokal dapat diolah menjadi beragam produk konsumsi. Selai, jus, dodol, manisan, dan keripik merupakan bentuk olahan yang memperpanjang masa simpan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi penerima manfaat. Dengan jumlah penerima manfaat langsung dan tidak langsung yang disebutkan, program ini menyentuh cukup banyak warga dalam rantai kegiatannya.
Pengakuan pada ajang InTechSEA 2026 menempatkan program pangan dan kemaritiman PT Vale sebagai salah satu inisiatif yang dinilai berhasil memadukan manfaat ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Bagi portal KolomData.id, capaian ini menjadi bagian dari catatan bagaimana perusahaan di sektor sumber daya menjalankan tanggung jawab sosialnya di tengah masyarakat.
Sumber: Fajar.co.id

Tinggalkan Balasan