Ahmad Akbar, seorang pemuda berusia 29 tahun, kini resmi memegang tampuk kepemimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kabupaten Pinrang. Kepercayaan besar ini diembannya untuk masa bakti 2025-2030, sebagaimana tertuang dalam pengumuman struktur Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) PKS se-Sulawesi Selatan yang diumumkan pada Rabu, 18 Agustus, saat tengah hari.
Kabar ini menegaskan komitmen PKS dalam kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan. Ruang yang luas kini diberikan kepada wajah-wajah baru yang lebih muda. Struktur kepengurusan yang baru ini juga melibatkan Junaidi sebagai Sekretaris Umum, Jusuf Ar Arsyad sebagai Bendahara Umum, serta Kurnia Sulistiani yang memegang posisi Ketua Bidang Pembinaan Kader.
Akbar menyampaikan bahwa amanah yang diberikan kepada generasi muda merupakan kepercayaan yang sangat berharga. Ia memandang tanggung jawab ini sebagai sarana untuk menganyam potensi besar yang ada di Kabupaten Pinrang, yang sejalan dengan misi Gerakan Dakwah PKS. Ia menekankan bahwa fokus utamanya ke depan bukan hanya sekadar menyiapkan kader yang matang dalam kapasitas politik, melainkan yang lebih esensial adalah membangun sinergi dan memastikan kader memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya terus menambah nilai kemanfaatan partai bagi warga Pinrang. Hal ini, menurutnya, dapat diwujudkan dengan memperbesar porsi kepedulian dan pelayanan sosial kepada masyarakat. Sementara itu, Irwan Hasyim, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPTD dan kini beralih posisi menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Daerah, menyatakan rasa syukurnya. Ia merasa terpacu semangatnya untuk bekerja kembali bersama pengurus yang baru, terutama karena mayoritas pengurus DPTD sekarang ini diisi oleh anak-anak muda. Ia mengaku semakin bergairah dengan kehadiran wajah-wajah baru ini.
Selain jajaran inti tersebut, struktur lengkap kepengurusan DPTD PKS Pinrang masa bakti 2025-2030 juga masih mencakup sejumlah posisi lainnya. Posisi Ketua Dewan Etik Daerah (DED) dipegang oleh Muhammad Zainal, dengan Firman sebagai sekretarisnya. Adapun jabatan Sekretaris Majelis Permusyawaratan Daerah dipercayakan kepada Hadrianto.

Tinggalkan Balasan