Kolomdata.id — Penyidik Tipikor Polda Sulsel sudah mengantongi rekening perusahaan pengadaan mobil ambulance. Aliran dananya ditelusuri.
Berdasarkan informasi yang diterima kolomdata.id, rekening perusahaan PT Malili Supply Utama sebagai penyedia mobil ambulance desa sudah kosong. Habis digunakan Erwin R Sandi selaku Direktur Utama untuk kepentingan pribadi.
“Jadi ada transaksi beberapa kali Rp 50 juta. Ada juga transaksi Rp 100 juta hingga Rp 600 juta ditransfer ke seseorang. Kalau saya tidak salah ingat, ada juga transaksi Rp 1 miliar. Isi rekeningnya sudah kosong,” kata sumber terpercaya yang namanya minta dirahasiakan beberapa waktu lalu kepada kolomdata.id.
Beberapa orang yang dapat suntikan dana dari Erwin R Sandi melalui PT Malili Supply Utama (MSU) juga sudah diketahui penyidik Tipikor Polda Sulsel. “Sudah dijadwalkan juga untuk dimintai keterangan,” sambung sumber terpercaya kolomdata.id
Kasus ini sudah tahap penyelidikan. Katanya, pekan depan Penyidik Tipikor Polda Sulsel meminta BPK RI (Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia) untuk menghitung kerugian negara. Setelah ada hasil dari BPK RI, penyidik akan melakukan gelar perkara. Statusnya dinaikkan ke penyidikan atau tidak.
Erwin R Sandi diketahui sudah menerima uang sebanyak Rp 6 miliar. Uang ini digunakan untuk mengadakan 26 unit mobil ambulance. Hanya saja, mobil yang diadakan hanya 5 unit. Sisanya 21 unit belum dibayar.
Seharusnya, uang di rekening PT MSU masih tersisa Rp 4,8 miliar. Namun, uang itu sudah habis digunakan secara pribadi. Makanya, janji Erwin R Sandi untuk menghadirkan semua unit hingga tanggal 11 Juni 2026 tidak dapat ditunaikan.
Selain itu, mobil Daihatsu Luxio yang dipesan di TMS Daihatsu Serpong, Kabupaten Tenggarong sudah ready sejak Februari 2026. Hanya saja, Erwin R Sandi tak menyelesaikan pembayaran.
“Sampai sekarang belum ada pembayaran pak,” kata Supervisor TMS Daihatsu Serpong, Ratno Budiarto kepada kolomdata.id, 11 Juni 2026.
Ratno berharap, Erwin R Sandi bisa menyelesaikan pembayaran mobilnya. Sebab, unit yang dipesan sangat sulit untuk dijual.
Sayangnya, Erwin R Sandi sangat sulit dihubungi. Nomor teleponnya tak bisa dihubungi. Lose contact.
Terakhir, Erwin R Sandi terpantau berada di Kota Makassar. Ia berada di salah satu toko elektronik bersama Istri dan anaknya. (*)

Tinggalkan Balasan