Sidrap, Kolomdata.id — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh para pembalap asal Luwu Timur di kancah balap motor nasional. Setelah melalui proses seleksi yang sangat ketat, nama Bahlil, yang merupakan nama panggilan akrab dari Muh Fahreza, kini menjadi buah bibir setelah berhasil menyapu bersih kemenangan di dua kategori sekaligus dalam gelaran Kejurnas Motoprix Region D yang berlangsung di Sirkuit Puncak Mario Sidrap pada akhir pekan lalu.
Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari peran besar GVK Racing Team Malili yang telah lama dikenal sebagai tim yang serius dalam mencetak bibit-bibit unggul. Tim ini sebelumnya juga telah sukses mengorbitkan nama-nama besar seperti Muhammad Badly Ayatullah Massorong dan Zaky, yang kini berkompetisi di level yang lebih tinggi. Badly, yang merupakan kebanggaan Kabupaten Luwu Timur, bahkan sempat memperkuat tim ART Kalimantan dan menorehkan prestasi membanggakan di ajang Asia Talent Cup, sementara Zaky yang berasal dari Kecamatan Wotu kini sedang berjuang di sirkuit-sirkuit Sumatera.
Jejak sukses para pendahulunya itu kini coba diteruskan oleh Bahlil, pembalap muda berusia 15 tahun asal Kecamatan Angkona. Balapan yang digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu pada 25-26 Juli 2026 itu, menjadi saksi keganasan Bahlil di lintasan. Ia turun dengan nomor start 178 dan langsung menunjukkan taringnya di kelas Kejurnas MP3 Bebek 150cc 4 Tak Standar Terbuka serta kelas supporting MP3 Bebek 150cc 4 Tak Standar Terbuka.
Start yang kurang ideal mewarnai balapan pertamanya di kelas Kejurnas MP3 pada hari Sabtu. Memulai dari posisi keempat, Bahlil harus puas finis di urutan ketiga atau podium 3. Namun, kegagalan di hari pertama tidak membuatnya patah arang. Pada race kedua yang digelar keesokan harinya, Minggu, performa sang pembalap meningkat drastis. Dengan penuh percaya diri, ia berhasil merebut podium tertinggi atau posisi pertama, sebuah pencapaian yang memuaskan.
Bukan hanya di kelas utama, di kelas supporting Bahlil juga tampil luar biasa. Ia bahkan mampu mempertahankan posisi terdepan sejak start pertama dan tak tergoyahkan hingga garis finis, memastikan dirinya naik ke podium 1. Rentetan hasil manis ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi tim, tetapi juga bagi Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Kesuksesan ini merupakan buah dari investasi jangka panjang yang dilakukan GVK Racing Team Malili. Sebelumnya, pada tahun lalu, usai perhelatan Road Race Bupati CUP I Kabupaten Luwu Timur 2025, Bahlil sempat ditempa pendidikannya di D45 Road Racing Academy Jogja. Pengiriman ke akademi bergengsi tersebut adalah bagian dari program pembinaan yang serius. Setelah menuntaskan pendidikan, Bahlil dipromosikan sebagai pembalap potensial yang diharapkan mampu mengikuti jejak senior-seniornya. Semua pencapaian ini menunjukkan bahwa regenerasi pembalap di Luwu Timur berjalan dengan sangat baik dan menghasilkan talenta-talenta baru yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*)

Tinggalkan Balasan