Kolomdata.id — Makassar – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meresmikan penggunaan kantor Sekretariat Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan di Jalan Janggo, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sabtu (19/9/2026). Anies berada di Kota Makassar sejak sehari sebelumnya dan pada Jumat (18/9/2026) menghadiri kegiatan di Masjid Al Markaz Al-Islami.
Di hadapan kader dan simpatisan, Anies mendorong Gerakan Rakyat memperluas jangkauan kegiatannya di tengah berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Ia menilai masyarakat Sulawesi Selatan tangguh dan menginginkan perubahan, serta menekankan perlunya kolaborasi seluruh elemen untuk meringankan beban ekonomi dan sosial warga. Anies juga menyinggung wacana ambang batas parlemen dalam kunjungan tersebut.
Agenda utama Anies hari itu adalah menjadi saksi nikah aktivis Delpedro Marhaen, yang dikenal sebagai Direktur Eksekutif Lokataru Foundation. Menurut Anies, Delpedro merupakan aktivis yang tahun lalu ditangkap dan kini telah bebas, sehingga ia merasa terhormat bisa menghadiri pernikahan tersebut.
Delpedro ditangkap bersama sejumlah aktivis pada akhir Agustus 2025 atas tuduhan menghasut demonstrasi besar-besaran. Pada Maret 2026, Pengadilan Negeri Jakarta menjatuhkan vonis bebas terhadap pria bernama lengkap Delpedro Marhaen Rismansyah tersebut. Ia menikahi perempuan berinisial D asal Makassar di sebuah hotel di Jalan Andi Pangerang Pettarani, sehari setelah menggelar lamaran.
Karena harus bertugas sebagai saksi nikah, Anies tidak berlama-lama bersua para kader. Mayoritas kader Partai Gerakan Rakyat di Sulawesi Selatan merupakan bekas relawan pasangan Anies-Muhaimin Iskandar pada Pilpres 2024. Ketua Gerakan Rakyat Sulsel Asri Tadda menyebut kunjungan itu sebagai momentum memperkuat konsolidasi organisasi.
Sumber: Fajar.co.id

Tinggalkan Balasan