Menu

Mode Gelap
PT PUL Berupaya Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan  Petani Tagih Realisasi Program Unggulan Pupuk Gratis Ibas-Puspa Forum Anak Butuh Perhatian, Mahading : Doakan Usulan Ini Bisa Masuk APBD 2027 Serap Aspirasi, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih Kepada HM Siddiq BM  Bermasalah? Kejari Lutim Diam-Diam Periksa Pejabat ULP dan PPK Patgulipat Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Pemda Lutim

News

Dua Orang Terjebak Longsor di Dalam Terowongan Berjarak 800 Meter

badge-check


					Petugas Kepolisian bersama pekerja berusaha mengevakuasi pekerja yang terjebak di dalam terowongan. Perbesar

Petugas Kepolisian bersama pekerja berusaha mengevakuasi pekerja yang terjebak di dalam terowongan.

Kolomdata.id — Pembangunan terowongan PLTM tak berjalan mulus. Longsor terjadi di kedalam 800 meter. Dua orang karyawan yang sedang bekerja, terjebak.

 

Keduanya terjebak longsor di dalam terowongan berjarak 800 meter sekitar pukul 23.30 Wita, Selasa, (09/12/2025). Hingga pukul 16.27 Wita, Rabu (10/12/2025), kedua korban belum berhasil dievakuasi.

 

Kedua korban yang terjebak longsor di dalam terowongan bernama Aldi Samba (21) dan Henrik (20). Aldi Samba sendiri bekerja sebagai operator Louder. Sementara Hendrik, bekerja sebagai operator dump truk PT.Sulindo Putra Mandiri.

 

Keduanya masih terjebak di dalam terowongan PLTM Passokoran Desa Rante Mario Kec.Tomoni Kab.Lutim. Malam itu, keduanya melakukan pembersihan material (making) di dalam lokasi terowongan dengan menggunakan 1 unit Louder dan 1 Unit Dump Truk.

 

“Sat kedua operator sementara berada di dalam terowongan sejauh 800 Meter tiba-tiba terjadi longsor pada bagian outlite yang jaraknya sekitar 230 meter dari luar terowongan,” kata Kasubsi Humas Polres Lutim Bripka Andi Muh Taufik kepada kolomdata.id saat dikonfirmasi terkait kondisi terkini kedua korban.

 

Akibat longsor tersebut, kondisi terowongan tertutup material longsor dengan ketebalan 6 Meter. Sehingga kedua orang operator alat berat masih terjebak di dalam terowongan.

 

“Saat ini pihak perusahaan masih sementara melakukan pembersihan material longsor yang masih tersisa sekitar 3 Mater. Serta melakukan upaya pertolongan dengan  memasukkan Pipa Besi ke dalam material longsor untuk digunakan berkomunikasi serta memasukkan makanan untuk kedua karyawan yang terjebak di dalam terowongan,” terangnya.

 

Upaya lain yang dilakukan pihak perusahaan, memasukan tabung oksigen untuk digunakan kedua karyawan yang terjebak di dalam terowongan. “Sampai dengan saat ini kondisi kedua karyawan yg terjebak di dalam terowong dalam kondisi selamat,” imbuhnya. (*)

Baca Lainnya

Oknum Sales Anak Perusahaan Japfa Group Diduga Jadi Dalang Monopoli Pasar

11 Februari 2026 - 07:00 WITA

Kasek SMAN 20 Makassar Bingung, Dua Siswanya Dilaporkan ke Polisi

10 Februari 2026 - 16:09 WITA

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Trending di Hukum dan Kriminal