KolomData.id – Jakarta – Pelatih timnas Indonesia John Herdman menegaskan target membawa Garuda juara di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menyebut kegagalan di Piala AFF menjadi bahan evaluasi dan perbaikan menjelang turnamen tersebut. Herdman mengakui lawan terbesar timnya adalah diri sendiri. Ia tetap menilai Vietnam, Thailand, dan Malaysia sebagai tim kuat di Asia Tenggara yang akan menjadi ujian bagi skuad Indonesia.
Ambisi itu sejalan dengan permintaan PSSI. Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta Herdman membawa timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah kegagalan di Piala AFF. Permintaan tersebut menegaskan bahwa target juara bukan sekadar ambisi pribadi pelatih, melainkan juga tuntutan organisasi. Dengan demikian, evaluasi dari Piala AFF menjadi titik tolak yang harus dijawab Herdman melalui perbaikan menyeluruh di skuad Garuda.
Herdman mengakui lawan terbesar timnya adalah diri sendiri. Pernyataan itu menempatkan persoalan internal sebagai fokus utama pembenahan, bukan semata kekuatan lawan. Meski begitu, ia tetap menilai Vietnam, Thailand, dan Malaysia sebagai tim kuat di Asia Tenggara yang akan menjadi ujian bagi skuad Indonesia. Ketiga negara itu disebutnya sebagai penghalang yang mesti diantisipasi dalam perjalanan menuju gelar.
Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni laga melawan Malaysia pada 28 September 2026. Laga itu menjadi salah satu agenda yang sudah menanti skuad asuhan Herdman. Pertemuan dengan Malaysia sekaligus menguji sejauh mana perbaikan yang disiapkan berjalan, terutama karena Malaysia termasuk tim yang disebut Herdman sebagai penguji berat di kawasan.
Sejumlah penyesuaian pemain dilakukan, termasuk memanggil penggawa PSM Makassar Rizky Eka Pratama yang tampil impresif bersama klubnya pada Super League 2026/2027. Pemanggilan itu menjadi bagian dari langkah pembenahan skuad menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Performa Rizky di level klub menjadi dasar penilaian untuk memberinya kesempatan memperkuat timnas.
Langkah pemanggilan pemain baru memperlihatkan bahwa evaluasi pasca-Piala AFF tidak berhenti pada wacana. Herdman menyiapkan perbaikan dengan menyesuaikan komposisi pemain, sementara target juara sudah ditegaskan sejak awal. Kombinasi antara tuntutan PSSI, penilaian atas kekuatan lawan, dan penyegaran skuad menjadi kerangka kerja menuju turnamen.
Kegagalan di Piala AFF menjadi konteks yang melatari seluruh persiapan tersebut. Dari situ Herdman menetapkan target juara FIFA ASEAN Cup 2026, mengakui kelemahan di dalam tim sendiri, dan menyiapkan penyesuaian pemain. Semua langkah itu mengarah pada satu tujuan yang sudah diminta PSSI, yakni membawa Garuda juara.
Sumber: Fajar.co.id

Tinggalkan Balasan