KolomData.id – Turin – Duel Juventus melawan AC Milan di Stadion Allianz, Turin, berakhir imbang 1-1 pada pekan ketiga Serie A, Minggu (6/9/2026). Gol penyama kedudukan lahir di masa injury time melalui sundulan bek pengganti Federico Gatti, menyusul keunggulan lebih dulu yang diraih AC Milan lewat gol Cisse di babak kedua.
Jalannya laga di Allianz Stadium menyajikan pertarungan ketat dua tim yang sama-sama belum tersentuh kekalahan. Juventus bertindak sebagai tuan rumah, sementara AC Milan datang dengan modal dua kemenangan beruntun. Pertemuan ini menjadi ujian konsistensi bagi keduanya di papan atas klasemen, karena hasil apa pun berpotensi mengubah posisi mereka di pekan-pekan awal musim.
AC Milan lebih dulu memecah kebuntuan melalui Cisse yang membobol gawang tuan rumah pada babak kedua. Gol tersebut mengubah arah pertandingan dan memaksa Juventus mengejar ketertinggalan di sisa waktu. Rossoneri kemudian berupaya mempertahankan keunggulan itu nyaris hingga peluit panjang dibunyikan.
Keunggulan AC Milan bertahan sampai masa injury time. Pelatih Juventus lantas memasukkan Federico Gatti dari bangku cadangan, dan pergantian itu berbuah manis. Pada menit 90+2, Gatti menyamakan kedudukan lewat sundulan, memanfaatkan situasi yang membuatnya bisa menjangkau bola di kotak penalti tuan rumah. Gol tersebut membuyarkan harapan Milan membawa pulang tiga poin.
Bagi Juventus, hasil imbang ini terasa pahit karena timnya nyaris kehilangan poin penuh di kandang sendiri. Pelatih Juventus pun menilai hasil ini sebagai catatan yang menyakitkan, meski menyoroti karakter juara yang ditunjukkan anak asuhnya hingga detik akhir laga. Semangat tidak menyerah itu dinilai menjadi modal positif menjelang laga-laga berikutnya.
Hasil imbang ini membuat kedua tim tetap tak terkalahkan di awal musim. Sebelumnya Juventus dan AC Milan sama-sama memetik dua kemenangan beruntun, sehingga duel di Allianz Stadium menjadi ujian bagi konsistensi keduanya di papan atas klasemen. Dengan tambahan satu poin, keduanya masih menjaga rekor tanpa kekalahan, sekaligus memberi gambaran bahwa persaingan di papan atas Serie A musim ini akan berlangsung ketat.
Bagi AC Milan, keunggulan yang bertahan nyaris sepanjang babak kedua harus sirna hanya beberapa saat sebelum pertandingan usai. Rossoneri dipaksa berbagi angka dalam laga yang sempat berada dalam kendali mereka. Sementara Juventus mendapat pelajaran berharga soal pentingnya ketenangan dan efektivitas di menit-menit akhir, yang pada laga ini berhasil mereka manfaatkan. Duel ini menegaskan bahwa konsistensi kedua tim akan terus diuji di pekan-pekan selanjutnya. Sumber: Harian Fajar.
Sumber: Harian Fajar

Tinggalkan Balasan