Proses penyelamatan di jalur utama Sorowako-Malili masih berlangsung intensif hingga saat ini, di mana arus lalu lintas terpaksa dihentikan total akibat kecelakaan tunggal yang menimpa bus Bintang Zahira pada Jumat (26/09/2025). Insiden bermula ketika kendaraan yang tengah melaju dari Sorowako menuju Makassar kehilangan kendali setelah sistem pengeremannya mengalami kegagalan di wilayah Kecamatan Wasuponda, yang kemudian menyebabkan bus menghantam pembatas jalan dan sebuah pohon hingga tumbang menimpa badan kendaraan dan membuatnya terbalik.

Di tengah kekacauan tersebut, sejumlah penumpang yang mengalami luka ringan telah berhasil dievakuasi, termasuk empat karyawan PT Gunung Verbek Karebbe (GVK) yang kebetulan turut berada di dalam bus. Mereka diangkut menggunakan kendaraan evakuasi untuk segera mendapatkan perawatan. Namun, nasib berbeda dialami oleh dua penumpang lain yang menderita patah tulang, serta pengemudi bus yang posisinya masih terjepit di dalam reruntuhan kendaraan dan belum bisa dijangkau oleh tim penolong.

Menurut keterangan Hajir yang disampaikan kepada awak media, kondisi sopir tersebut masih membutuhkan pertolongan segera dan proses evakuasinya belum dapat dilakukan karena menunggu kedatangan tim rescue dari PT Vale yang memiliki peralatan khusus untuk mengevakuasi korban dari situasi yang rumit. Hajir juga menambahkan bahwa kendala utama yang dihadapi di lapangan saat ini adalah faktor cuaca yang sangat tidak bersahabat, dengan curah hujan deras dan hembusan angin kencang yang menyulitkan gerak tim penyelamat.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk memanjatkan doa agar seluruh proses evakuasi terhadap para korban yang masih terjebak dapat berjalan lancar dan berhasil menyelamatkan nyawa mereka. Hingga berita ini disusun, upaya penyelamatan masih terus diupayakan oleh berbagai pihak yang berwenang di lokasi kejadian, dengan prioritas utama pada penanganan sopir yang kondisinya paling kritis.