KolomData.id – Gowa – Warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gowa perlu bersiap menghadapi pemadaman listrik bergilir pada Minggu (6/9/2026). PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sungguminasa menjadwalkan pengaturan beban mulai pukul 10.00 WITA hingga 24.00 WITA atau tengah malam. Jadwal ini disampaikan sebagai langkah pengaturan beban yang dilakukan PLN secara bertahap di sejumlah wilayah layanan. ULP sendiri merupakan unit pelayanan PLN yang menangani kebutuhan pelanggan di wilayah kerja tertentu, dalam hal ini mencakup kawasan Sungguminasa dan sekitarnya di Kabupaten Gowa.
PLN menyampaikan bahwa jadwal tersebut masih bersifat estimasi awal. Artinya, waktu pemadaman yang tercantum belum menjadi kepastian mutlak dan dapat berubah menyesuaikan kondisi di lapangan. Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak diharapkan tetap memantau informasi resmi dari PLN. Perubahan jadwal memungkinkan terjadi bila kondisi kelistrikan di lapangan berbeda dari perkiraan awal.
Pengaturan beban semacam ini dilakukan PLN secara bertahap di sejumlah wilayah layanan. Pada hari yang sama, jadwal pemadaman juga diberlakukan untuk sejumlah wilayah lain di Sulawesi Selatan, antara lain di area layanan ULP Kalebajeng yang mencakup sebagian wilayah Gowa. Artinya, cakupan pemadaman tidak hanya terpusat pada satu wilayah layanan saja, melainkan menyentuh beberapa area yang berdekatan pada waktu yang bersamaan.
Bagi warga yang ingin memastikan apakah wilayahnya terdampak, pemantauan dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile atau dengan menghubungi kantor ULP Sungguminasa. Kedua saluran ini menjadi rujukan resmi untuk mengetahui perkembangan jadwal, termasuk bila terjadi perubahan di tengah pelaksanaan pengaturan beban. Warga diimbau tidak hanya mengandalkan informasi awal yang beredar, tetapi memastikan langsung lewat kanal yang disediakan PLN.
Selama aliran listrik padam, peralatan elektronik yang tidak digunakan sebaiknya dimatikan. Langkah ini untuk menghindari risiko kerusakan ketika listrik kembali menyala. Lonjakan arus saat pasokan listrik pulih dapat berdampak pada perangkat yang masih tersambung, sehingga mematikannya lebih dulu menjadi tindakan pencegahan yang dianjurkan.
Pengaturan beban yang berlangsung hingga tengah malam menuntut warga menyesuaikan aktivitas, terutama yang bergantung pada listrik. Dengan jadwal yang masih bersifat estimasi, pemantauan berkala terhadap informasi resmi menjadi kunci agar warga dapat bersiap sejak awal. Sumber: Harian Fajar.
Sumber: Harian Fajar

Tinggalkan Balasan