Menu

Mode Gelap
PT PUL Berupaya Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan  Petani Tagih Realisasi Program Unggulan Pupuk Gratis Ibas-Puspa Forum Anak Butuh Perhatian, Mahading : Doakan Usulan Ini Bisa Masuk APBD 2027 Serap Aspirasi, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih Kepada HM Siddiq BM  Bermasalah? Kejari Lutim Diam-Diam Periksa Pejabat ULP dan PPK Patgulipat Pengadaan Seragam Sekolah Gratis Pemda Lutim

News

Pembangunan Industri Sapi Perah dan Potong Siap Tampung 2000 Ekor Hewan Ternak, Lokasinya di Wasuponda 

badge-check


					Ist Perbesar

Ist

Kolomdata.id — Pembangunan industri sapi perah dan sapi potong dimulai tahun ini. Lokasinya di Kecamatan Wasuponda. Siap menampung 2000 ekor sapi.

 

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur, Muchtar mengatakan, lokasi pembangunan industri sapi perah membutuhkan lahan 50 hektare. Lahan ini untuk kebutuhan kandang dan ketersediaan pakan.

 

“Siap menampung 2000 ekor sapi. Dan kami menyiapkan lokasi di Desa Ledu-Ledu dan Desa Parumpanai. Sisa dipilih yang mana. Yang jelas sudah memenuhi syarat. Mulai dari ketersediaan air, listrik, akses jalan dan kebutuhan lainnya mendukung,” kata Muchtar kepada kolomdata.id, melalui telepon WhatsApp, Rabu, (21/05/25).

 

Muchtar mengaku, kepastian lokasi sisa menunggu persetujuan. Termasuk dari kesiapan investor, yakni PT. Grand Integra Teknologi (GIT). “Kalau nilai investasinya saya belum tahu pasti. Yang jelas kita fokus dulu untuk fix-kan lokasinya,” imbuh Muchtar.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur, Amrullah Rasyid mengatakan, nilai investasi sapi perah dan sapi potong tidak jauh beda dengan pembangunan pabrik beras modern. Total keduanya, sekitar Rp 7 triliun.

 

“Ledu-Ledu dan Parumpanai yang disiapkan. Cuman memang ada yang masuk HGU. Ini yang masih diurus,” kata Amrullah.

 

Ia berharap, pembangunan pabrik sapi perah dan sapi potong ini bisa berjalan lancar. Sehingga, tahun ini sudah bisa dimulai. Tahun depan, masyarakat sudah bisa merasakan hasilnya. (*)

 

Baca Lainnya

Oknum Sales Anak Perusahaan Japfa Group Diduga Jadi Dalang Monopoli Pasar

11 Februari 2026 - 07:00 WITA

Kasek SMAN 20 Makassar Bingung, Dua Siswanya Dilaporkan ke Polisi

10 Februari 2026 - 16:09 WITA

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Trending di Hukum dan Kriminal