Kolomdata.id – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali menggelar perombakan susunan Kabinet Merah Putih. Pada Kamis, 1 Oktober, sebanyak 18 pejabat resmi dilantik dalam reshuffle ketujuh sepanjang masa pemerintahan Prabowo. Perombakan kali ini tercatat sebagai yang paling besar cakupannya sejak Prabowo memimpin, menyentuh sejumlah posisi strategis mulai dari tingkat menteri koordinator, menteri, wakil menteri, hingga kepala lembaga di luar struktur kementerian.
Di ranah kementerian koordinator, Prabowo mengubah dua posisi menko sekaligus membentuk satu jabatan koordinator baru. Dudung Abdurrachman dipercaya mengisi kursi Menko Politik dan Keamanan, sementara Sugiono ditunjuk sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Adapun Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendapat tugas tambahan sebagai koordinator kementerian yang baru dibentuk, yakni Menko Hilirisasi dan Transisi Energi.
Bahlil menjelaskan bahwa pembentukan kementerian koordinator anyar tersebut tidak lepas dari situasi geopolitik yang tengah tidak menentu. Menurutnya, dinamika ekonomi dunia turut menuntut hadirnya energi bersih. Penjelasan itu ia sampaikan dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Kamis, 1 Oktober.
Pada level kementerian, kursi Menteri Luar Negeri yang ditinggalkan Sugiono kini diisi diplomat karier Arrmanatha Nasir. Sementara posisi Menteri Perindustrian beralih dari Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Sarmuji, anggota DPR RI sekaligus politikus Partai Golkar. Lima wakil menteri juga turut dilantik di Istana Negara dalam kesempatan yang sama.
Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah Luky Alfirman, yang ditunjuk sebagai Wamen Keuangan. Sebelumnya, Luky menjabat Dirjen Anggaran Kemenkeu sejak 2025. Namun ia diberhentikan oleh mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pada April 2026. Ketika itu, pencopotan Luky dikaitkan dengan polemik pengadaan motor listrik Badan Gizi Nasional (BGN) yang dimaksudkan untuk menopang program Makan Bergizi Gratis.
Perombakan juga merambah sejumlah pucuk instansi di luar kementerian. Kursi Kapolri yang ditinggalkan Listyo Sigit Prabowo kini diduduki Suyudi Ario Seto. Listyo sendiri kemudian diberi jabatan baru oleh Prabowo sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), menggantikan Dudung Abdurrachman yang berpindah tugas menjadi Menko Politik dan Keamanan.
Tak hanya itu, Prabowo melantik Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI. Ia menggantikan Hery Susanto, yang sebelumnya diberhentikan secara tidak hormat oleh Majelis Etik Ombudsman RI pada Juni 2026. Pemberhentian tersebut berkaitan dengan penetapan Hery Susanto sebagai tersangka dalam kasus suap pengaturan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tata kelola pertambangan nikel untuk periode 2013-2025.
Reshuffle ketujuh ini menegaskan pola Prabowo dalam merombak kabinetnya secara berkala. Pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi, misalnya, memperlihatkan arah kebijakan yang menempatkan hilirisasi serta peralihan ke energi bersih sebagai prioritas. Sementara pergantian di tubuh Polri, KSP, dan Ombudsman RI menunjukkan bahwa perombakan tidak terbatas pada lingkaran kementerian, melainkan menjangkau lembaga penegak hukum dan pengawas pelayanan publik.
Sumber: Katadata

Tinggalkan Balasan