Kongsi tambang nikel terbesar di Indonesia akhirnya memiliki pucuk pimpinan baru. Bernardus Irmanto resmi memegang kendali sebagai Presiden Direktur sekaligus CEO PT Vale Indonesia. Pengesahan ini berlangsung dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Senin, 28 Juli 2025.
Menariknya, pertemuan para pemegang saham ini tidak dilakukan di satu tempat saja. Sebagian hadir langsung di Private Dining Room 1&2, lantai 6 The Ritz Carlton Jakarta Pacific Place, SCBD, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta 12190. Sebagian lainnya mengikuti secara daring lewat platform eASY.KSEI milik PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Bernardus mengaku siap mengemban amanah besar tersebut. Ia berkomitmen melanjutkan praktik penambangan yang baik yang sudah menjadi dasar kokoh perusahaan. Proyek-proyek strategis yang sedang berjalan akan tetap dijaga kelangsungannya, sekaligus mendorong hilirisasi secara bertanggung jawab. Ia juga menegaskan pentingnya menciptakan nilai bersama bagi negara, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan. Dengan menjunjung disiplin, integritas, dan dedikasi, perusahaan ingin memberikan andil nyata bagi kedaulatan energi dan pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia.
RUPSLB ini juga menjadi momentum perombakan besar di jajaran pengurus. Para pemegang saham sepakat menerima pengunduran diri Yusuke Niwa dari posisi Komisaris. Mereka juga memberhentikan dengan penuh penghormatan sejumlah pejabat, antara lain Muhammad Rachmat Kaimuddin dari jabatan Presiden Komisaris, Edi Permadi dari posisi Komisaris, serta Adriansyah Chaniago yang selama ini menjabat Direktur dan Chief Human Capital Officer.
Sebagai gantinya, posisi Presiden Komisaris kini dipercayakan kepada Fauzambi Syahrul Multhazar. Katherine Angela Oendoen dan Shiro Imai ditunjuk sebagai Komisaris. Heriyanto Agung Putra mengisi jabatan Direktur dan Chief Human Capital Officer, sementara Budiawansyah menjabat Direktur serta Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer. Semua pengangkatan ini mulai berlaku begitu RUPSLB ditutup dan akan berlanjut hingga Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di tahun 2028.
Manajemen PT Vale menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada para pejabat lama. Apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada Adriansyah Chaniago, Muhammad Rachmat Kaimuddin, Edi Permadi, dan Yusuke Niwa atas jasa serta pengabdian mereka selama ini kepada perusahaan.
Dengan hadirnya kepemimpinan segar, perusahaan bertekad meneruskan seluruh pencapaian yang telah diwariskan para pendahulu. Transformasi perusahaan akan terus diperkuat dan diarahkan menuju masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan