
KolomData.id – Makassar – Kericuhan akibat sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, kembali memanas, Rabu (9/9/2026) siang. Dua kelompok warga terlibat bentrok dan saling serang. Insiden itu mengakibatkan empat warga dilaporkan mengalami luka. Selain korban luka, dua sepeda motor dilaporkan dibakar dalam kerusuhan tersebut.
Bentrokan di ruas jalan kawasan Ujung Bori itu berlangsung dengan aksi saling lempar antar kedua kubu warga. Dalam kericuhan tersebut, warga tidak hanya saling melempar benda, tetapi juga menggunakan busur dan anak panah. Sejumlah warga disebut terkena anak panah dalam bentrokan yang berlangsung di ruas jalan tersebut. Kelurahan Bitowa berada di Kecamatan Manggala, salah satu wilayah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Polisi yang datang ke lokasi langsung membubarkan massa. Petugas berupaya menenangkan kedua kubu agar kericuhan tidak meluas. Akses lalu lintas di kawasan Ujung Bori yang sempat diblokade warga akhirnya kembali normal setelah petugas menenangkan kedua kubu. Pemblokadean jalan oleh warga sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut sebelum akhirnya bisa dibuka kembali.
Empat warga yang dilaporkan mengalami luka menjadi korban dalam insiden ini. Dua sepeda motor yang dibakar menambah daftar kerugian material akibat bentrokan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi para korban luka maupun pihak yang bertanggung jawab atas pembakaran kendaraan tersebut.
Sengketa lahan 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori bukan kali pertama memicu ketegangan antarwarga. Bentrokan serupa sebelumnya juga pernah terjadi di lokasi yang sama. Artinya, persoalan lahan di kawasan itu telah berulang kali memicu benturan fisik antarwarga, dan insiden Rabu siang menjadi lanjutan dari ketegangan yang belum terselesaikan.
Kericuhan ini menunjukkan bahwa sengketa lahan seluas 33 hektare di Ujung Bori masih menjadi persoalan yang belum menemukan titik penyelesaian. Dua kelompok warga yang berseteru kembali berhadapan, dengan akibat korban luka dan kerusakan kendaraan. Pemblokadean jalan yang sempat terjadi juga berdampak pada akses lalu lintas di kawasan tersebut sebelum petugas berhasil menenangkannya.
Peristiwa di Jalan Ujung Bori, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, ini menambah catatan panjang ketegangan akibat sengketa lahan di Kota Makassar. Dengan bentrokan yang sudah berulang, kawasan tersebut masih rawan memicu kericuhan baru selama persoalan lahan 33 hektare itu belum tuntas. Sumber: Fajar.co.id
Sumber: Fajar.co.id

Tinggalkan Balasan